Jumat, 18 Mei 2012

Rasa Memang Nggak Bisa Bohong

Rasa memang nggak pernah bohong. Bukan lagi iklan lho....:) Sekedar menganggukkan kepala dengan kata-kata itu. Tapi tentunya dengan konteks yang berbeda. Masihkah tentang makanan?

Hmmm... Boleh jadi ya, boleh jadi nggak. Makanan yang mengandung karbohidrat? Protein? Lemak? Atau???
Ahhh...biarkan itu urusan para chef yang super mahir mengolah menu. Karena aku lebih tertarik dengan makanan hati.

Makanan hati? Ya. Hati juga butuh makanan. Karena kalau hati nggak dikasih makan, nanti dia kelaparan. Bisa-bisa nanti busung lapar. Kan parah tuh....:)

Back to our content....Rasa yang aku maksud ialah rasa suka dan kagum. Mungkin mulut ini bisa berkilah seribu kali. Tapi, aku lupa mataku bisa mengatakan sejuta rasa yang tersimpan dalam hati. Bukankah mata itu pancaran hati?

Rasa memang nggak bisa bohong. Termasuk rasa sayang dan cinta kepada seseorang yang mencoba mengetuk pintu hati ini. Sanggupkah aku untuk membuka pintu lebar-lebar? Atau aku akan terus mengunci, hingga sulit tuk mempersilakan dirinya mampir dalam kehidupanku? 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar