Selasa, 01 Oktober 2013

Wanita Karier?

Wanita karier? Salahkah? Bolehkah wanita bekerja dalam pandangan Islam?
Jika ada yang bertanya seperti itu kepadaku, aku akan jawab sepengetahuanku. Menurutku, tidak ada perintah dalam agama Islam untuk mencari nafkah bagi seorang wanita. Tapi, apa boleh seorang wanita bekerja?
Ehm...Jika tidak ada perintah, lantas apakah kita akan mendahulukan sesuatu yang tidak diperintahkan? Bagi seorang wanita yang belum menikah, mungkin tidak terlalu menjadi masalah untuk hal yang satu ini. Tapi, bagi wanita yang sudah menikah, menjadi benteng di rumah tangga merupakan kewajiban yang harus dipenuhi.
Tapi, ketika niat kita bekerja karena ingin membantu suami, karena faktor ekonomi, tentu saja itu merupakan ibadah tambahan (kebaikan) bagi wanita. Tapi, tentunya saja, masih dalam koridor yang ditentukan dan benar-benar karena ingin membantu perekonomian keluarga, tidak lebih dari itu.
Karena menurutku, tidak ada yang lebih bernilai bagi seorang wanita selain mengurus suami dan anak-anaknya. Memberikan perhatian kepada keluarga dan menjadi seseorang yang selalu ada untuk anak-anak dan suaminya, merupakan kewajiban dan hak bagi seorang wanita.
Seorang wanita itu benteng rumah tangga. Kita bisa bayangkan jika bentengnya tidak ada, pasti akan banyak masalah yang muncul. Sudah terbukti, banyak keluarga yang hancur gara-gara istrinya terlalu sibuk dengan karier. Berapa banyak anak mendapat label ‘nakal’ karena kurang perhatian dari orangtuanya, khususnya ibunya.

Jadi, kembalilah kepada kodrat seorang wanita. Tidak perlu menyangkal perintah Allah. Yakinlah Allah Maha Tahu apa yang terbaik bagi kita.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar