Selasa, 26 November 2013

Mengajar dengan Hati


25 Nopember 2013, hari yang spesial bagi para pejuang pendidikan. Ya, karena merupakan peringatan Hari Guru Nasional. Sebenarnya bukan peringatan yang menjadi esensi dari hari ini, tapi lebih dari itu.

Tentunya bagi seorang guru, bukan peringatan yang meriah yang diwajibkan, tapi memahami dan merenungi sudah sejauh mana mereka berbuat untuk dunia pendidikan. Apakah kita sudah menjadi guru yang luar biasa bagi murid-murid kita? Apakah kita sudah menjadi guru yang dinanti dan dipuji? Atau kita hanya menjadi guru yang dicaci dan dimaki?

Semuanya kembali lagi kepada setiap individu. Jika kita sejak dulu sudah mengenal istilah bahwa guru itu ialah pahlawan tanpa tanda jasa, maka ungkapan itu perlu kita renungkan kembali. Apakah pantas kita disebut pahlawan tanpa tanda jasa, ketika kita masih saja terus menuntut kenaikan gaji dan sibuk mengurusi sertifikasi hanya karena lembaran rupiah?

Guru juga manusia. Ya, semua orang juga tahu, kalau guru juga manusia yang punya rasa dan hati. Tapi, ketika kita memilih guru sebagai profesi kita, maka kita harus sudah mau dan mampu untuk menjadi pribadi yang lain dari yang lain. Guru memang bukan malaikat yang tak pernah melakukan kesalahan. Tapi, setidaknya guru juga bukan syetan yang  hobi melakukan kesalahan.

Kita semua harus terus belajar memperbaiki diri. Sebelum kita mengajarkan sesuatu, ajarkanlah itu kepada diri kita. Sebelum kita menuntut murid kita untuk menjadi baik, perbaikilah diri kita dulu. Jangan pernah bermimpi memiliki murid yang jujur, kalau kita sendiri hobi berbohong.

Mengajar itu bukan masalah menyampaikan sekumpulan teori. Mengajar yang berkualiatas itu lebih dari itu. Belajarlah untuk mengajar karena cinta. Cinta kepada Allah agar anak didik kita pun menjadi pribadi yang lebih mengenal Allah SWT, lebih bersyukur, dan lebih dekat dengan Sang Pencipta. Mengajarlah dengan hati, agar apa yang kita sampaikan pun akan terpatri dalam hati setiap anak didik kita sampai kapan pun.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar