Selasa, 14 Januari 2014

Power Bank


“Aduh hp low bat nih.”
“Wah, gimana dong...aku lupa nggak bawa power bank...”
Pernah merasakan kondisi seperti di atas? Kelimpungan, galau, marah-marah, mengeluh? Dan itu semua hanya gara-gara handphone kita sudah low bat.
Saya sendiri sering merasakan hal yang seperti itu. Rasanya kalau mau pergi jauh atau menjalani hari yang sangat padat, terus lupa charge handphone sebelumnya, wah bakalan nggak tenang. Syukur kalau kita bawa power bank atau bisa charge handphone kita dengan mudah dimana saja. Tapi, kalau tidak?
HP low bat, stressnya minta ampun. Tapi, pernahkah kita berperilaku seperti itu pada diri kita? Pada keimanan kita?
Pernahkah kita merasa galau jika kita tidak pernah sholat di awal waktu? Pernahkah kita merasa gelisah karena lupa tidak sholat tahajud semalam? Pernahkah kita merasa tidak tenang ketika kita lupa membaca Alquran? Pernahkah kita mengeluh karena kita lupa sedekah?
Hmm...perlu kita sadari, kadang kita merasa tidak bersalah ketika kita melupakan itu semua. Kita merasa masih punya waktu untuk memperbaiki diri. Nanti, ntar, sebentar lagi, besok saja, itu mungkin kata yang sering keluar dari mulut kita sebagai pembenaran dari ketidakpatuhan kita.
Dengan tenang kita melangkah di bumi Allah ini, tanpa pernah me- recharge keimanan kita. Jangankan untuk memiliki power bank keimanan, charger-nya saja kita tidak punya. Memang apa sih power bank keimanan itu?
Power Bank keimanan itu banyak macamnya. Ya, amalan-amalan yang diperintahkan oleh Allah itulah power bank keimanan kita. Mulai dari amalan wajib sampai amalan sunnah itulah yang akan membuat keimanan kita terus bertambah.
Mulai detik ini, kita harus lebih sibuk untuk me-recharge diri kita. Jangan sampai low bat sebelum kita sampai ke tujuan akhir kita. Kita harus membawa power bank keimanan kita setiap saat. Kita tidak tahu apakah perjalanan ini masih panjang atau akan terhenti detik ini. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar