Jumat, 14 Februari 2014

Review Sebelum Aku Menjadi Istrimu


Judul         : Sebelum Aku Menjadi Istrimu
Penulis      : Deasylawati P.
Penerbit    : Indiva
Cetakan    : 2013
Tebal         : 224 halaman

Menikah bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari segalanya. Ketika seorang wanita sudah dipinang oleh seorang laki-laki, maka ia sudah siap dengan segala perubahan yang ada. Ia bukan lagi seseorang yang bisa mengandalkan kedua orangtuanya.
Dalam buku ini dikupas segala hal tentang bagaimana menjadi seorang istri yang luar biasa. Pertama-tama penulis memberikan pemahaman kepada kita tentang siapkah kita bersaing dengan bidadari? Dalam bab ini, dijelaskan siapa itu bidadari surga dan bidadari dunia? Penulis memaparkan bagaimana agama memulaikan wanita agar layak menjadi bidadari dunia dan dirindukan surga.
Dalam bab kedua, penulis menjelaskan tentang makna wanita yang baik untuk laki-laki yang baik. Dengan memberikan ayat-ayat yang berhubungan dengan hal itu, membuat pembaca semakin mengerti maknanya. Selain itu, diberikan juga pemahaman, bagaimana jika ada orang yang baik namun tidak mendapatkan yang baik.
Bab tiga memaparkan tentang ilmu sebelum amal, artinya sebelum kita menikah, kita harus benar-benar mempersiapkan mental dan fisik kita. Menikah itu bukan hanya urusan ijba qabul resepsi. Tapi menikah itu adalah salah satu jalan untuk menggapai ridho Allah. Dalam bagian ini dijelaskan tentang pengertian nika itu sendiri, tujuan pernikahaan, hukum pernikahaan, rukun dan syarat nikah.
Tidak hanya itu, penulis juga memberikan pencerahan dengan memberikan penjelasan tentang ilmu manajemen keuangan. Dijelaskan bahwa seorang istri harus bisa menjadi seorang menteri keuangan yang cerdas. Penulis berbagi tips bagaimana agar seorang istri bisa mengelola keuangan dengan tepat.
Masih dalam bab 2, penjelasan tentang psikologi pun dipaparkan dengan sangat jelas. Pembaca diajak untuk memahami psikologi kepribadian pasangan dengan jelas. Setelah membaca bagian ini, kita benar-benar memahami kalau menikah itu juga belajar memahami karakter yang berbeda.
Penjelasan selanjutnya ialah tentang kehamilan. Kita seakan diajak untuk memvisualisasikan saat-saat yang sudah menjadi fitrah seorang wanita. Penulis berbagi ilmu tentang bagaimana rasanya hamil. Dan tentu saja beberapa tips tentang segala hal hal yang berhubungan dengan kehamilan, melahirkan, menyusui.
Selanjutnya adalah bahasan tentang ilmu pendidikan anak. Penulis memberikan penjelasan yang jelas tentang cara memahami dan mendidik anak yang sesuai dengan ajaran agama. Dan tentu saja bahasan ini sangat berguna bagi wanita, yang kelak akan melahirkan dan akan menjadi ibu bagi anak-anaknya.
Bahasan terakhir di bab ini ialah tentang ilmu gizi. Seorang wanita memang dituntut untuk menjadi pribadi yang cerdas, termasuk dalam hal makanan. Karena kitalah yang akan menjadi pengatur asupan gizi bagi suami dan anak-anak kita kelak.
Di bab empat, penulis memaparkan tentang persiapan apa yang harus dilakukan bagi calon pengantin. Pernikahan merupakan hal yang sangat sakral, sekali dalam seumur hidup, untuk itu di hari spesial tersebut tidak ada salahnya jika kita mempersiapkan diri untuk tampil spesial juga.
Penulis menjelaskan tentang bagaimana mempersiapkan mental dan fisik kita. Mental, tentu saja menyiapkan pribadi yang lebih baik. Karena ketika dengan terus memperbaiki diri, maka kita akan pantas mendapat pasangan yang baik pula.
Setelah persiapan mental, tentunya persiapan fisik juga tidak boleh dilupakan. Penulis memberikan penjelasan tentang olahraga apa yang cocok untuk calon pengantin. Selain olahraga, perawatan tubuh juga penting. Penulis memberikan beberapa tips agar kita tampil cantik luar dalam pada hari istimewa itu.
Di bab yang kelima, penulis memberikan beberapa tips tentang latihan-latihan penunjang sebelum kita memasuki gerbang rumah tangga. Dari mulai bagaimana menata rumah dengan benar, memasak, mengasuh anak hingga keterampilan menjahit baju. Dan ilmu ini sangatlah penting bagi seorang wanita yang akan menjadi istri dan juga ibu.
Dalam bab terakhir, penulis mengajak kembali untuk meluruskan niat kita untuk menikah. Kita menikah semata-mata hanyalah untuk mendapatkan ridho Allah. Menjadi seorang istri akan memberikan peluang kepada kita untuk menjemput keridhoan Allah tersebut.

Buku ini benar-benar memberikan pencerahan kepada wanita, khususnya yang akan memasuki gerbang rumah tangga. Pemaparan yang jelas membuat pembaca mudah memahaminya. Buku ini merupakan panduan lengkap bagi kita agar mampu bersaing dengan bidadari. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar