Jumat, 11 April 2014

USA


“Asli orang mana?”
“Tiasa nyarios sunda?”
“Ngartos basa sunda?”

Hmm...entah berapa kali aku dengar pertanyaan-pertanyaan aneh itu. Termasuk kemarin, padahal orang itu sudah sangat kenal dengan kakakku. Eh, masih nanya kalau aku ini orang mana. Kan nggak ada ceritanya kakaknya orang sunda, adiknya orang Inggris? Hiks...apa memang nggak ada wajah sunda di wajahku?
Katanya kalau aku bicara bahasa sunda itu logatnya aneh, aksennya bukan seperti sunda Bandung atau bahkan Cianjur. Aduh, perasaannya aku bicara sama dengan yang lain. Serius...aku nggak pernah pakai bahasa Sunda dengan aksen British atau American. Emang ada? J
Karena sudah bukan satu atau dua orang yang bilang seperti itu, sepertinya pronunciation-ku harus benar-benar diperbaiki. Biasanya aku baca tongue twister untuk melatih lidahku agar terbiasa dengan kata-kata bahasa Inggris. Kalau sekarang, aku harus baca apa ya biar bahasa Sundaku sama seperti yang lain? Atau aku harus melepas pinku yang bertuliskan “I can speak English” dan menggantinya dengan “Abdi tiasa nyarios basa sunda”?
Ah, sudahlah daripada capek mikirin penilaian orang lain, yang terpenting aku masih cinta dengan Bandung. Aku pun selalu mempromosikan budaya sunda kepada orang luar. Semoga tidak ada lagi yang bertanya seperti di atas. Aku kan memang USA (Urang Sunda Asli), trust me J.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar