Jumat, 06 Mei 2016

Mamah


Mah, sudah hampir 6 bulan Neng nggak bertemu Mamah. Bukan waktu yang sebentar tentunya. Jauh dari sosok yang sebelumnya begitu dekat. Sosok yang selalu menginspirasi dan memberikan banyak teladan.
Mah, Neng selalu membayangkan, andaikan waktu bisa dilipat dan semua harap menjadi kenyataan. Neng rindu bisa melihat Mamah setiap hari. Neng kangen merasakan kebersamaan kita. Neng merasa sangat menyesal karena dulu Neng belum bisa memuliakan dan membahagiakan Mamah.
Mah, nggak terasa ya, Mamah sudah berusia 61 tahun tepat tanggal 5 kemarin. Ah, usia yang sudah tidak muda lagi. Tapi, di usia Mamah yang sudah sepuh, Neng masih belum bisa menjadi perantara kebahagiaan Mamah. Neng masih belum bisa membuat Mamah tersenyum. Malah sebaliknya, dari dulu hingga sekarang Neng selalu menyusahkan Mamah.
Mah, Neng belum bisa menjadi istri dan ibu sehebat Mamah. Mamah selalu bisa menyembunyikan tangis dalam senyuman dan semangat hidup yang tak pernah redup. Mamah selalu mendahulukan kebahagiaan orang lain. Bahkan seringkali Mamah mengorbankan dirinya hanya untuk orang lain. Tidak ada sisi egois sedikit pun dalam diri Mamah. Ah, Neng harus banyak belajar dari Mamah.
Mah, maafkan Neng belum bisa membuat bangga Mamah. Neng hanya bisa mendoakan Mamah. Neng selalu berdoa yang terbaik buat Mamah. Neng selalu berharap Allah Swt masih memberikan kesempatan kepada Neng untuk bisa memuliakan dan membahagiakan Mamah. Terus sehat dan bahagia selalu, Mah. Neng rindu memeluk dan melihat senyum Mamah J .




Tidak ada komentar:

Posting Komentar