Selasa, 16 Agustus 2016

Penghargaan, Tanda Cinta Tanpa Cela


Penghargaan bukan hanya sekedar kata atau kalimat. Tapi, ada sesuatu yang memiliki kekuatan untuk merubah ke arah yang lebih baik. Jangan pernah abaikan sebuah penghargaan karena akan ada satu keajaiban yang terjadi.
Penghargaan tak melulu harus berupa gantungan medali, tingginya piala atau limpahan hadiah. Penghargaan bisa saja hanya sebuah ucapan atau jabatan tangan dan mungkin sekedar rangkulan dan tepukan di bahu. Tapi, efek dari penghargaan itulah yang akan menjadikan sesuatu yang biasa menjadi luar biasa.
Bagiku, penghargaan itu bagaikan suntikan semangat. Sebuah penghargaan yang aku dapatkan bisa menjadikan aku merasa ada dan diakui. Sejak kecil aku memang dibiasakan untuk selalu memberikan penghargaan sekecil apapun kepada orang lain. Dan begitu pun sebaliknya, aku pun merasakan kedua orangtuaku selalu memberikan penghargaan, meskipun apa yang aku lakukan hal yang tidak begitu besar. Dan, ketika aku selalu diberikan penghargaan, maka aku pun belajar untuk menghargai apa yang telah orang lain lakukan. Aku diajarkan arti sebuah usaha dan kerja keras.
 Habits itu ternyata terbawa sampai aku dewasa. Ketika aku sudah menjadi seorang guru, aku terapkan itu pada caraku mengajar. Aku selalu memberikan penghargaan kepada anak didikku. Usaha yang telah mereka lakukan untuk menjadi lebih baik, selalu aku berikan reward. Dan, itu sangat memberikan pengaruh yang luar biasa pada proses belajar mengajar.
Tidak hanya itu, sekarang, saat aku sudah diamanahi seorang malaikat kecil yang lucu, aku terapkan kebiasaan baik itu. Ketika si kecil sudah bisa melakukan sesuatu yang baik, aku puji dan juga berikan ciuman dan pelukan hangat. Selain itu, terkadang aku pun memberikan MPASI yang dengan menu khusus dan juga hadiah kecil lainnya sebagai reward.
Meskipun usianya baru 11 bulan, tapi aku ingin sejak dini ia sudah mengenal bagiamana menghargai orang lain. Untuk itulah aku didik ia dengan penuh penghargaan. Karena aku yakin, ketika ia dibesarkan dengan penuh penghargaan, maka ia pun kelak akan dengan mudah menghargai orang lain.
Aku dan suami sudah sepakat, kami ingin belajar untuk senantiasa bersikap memanusiakan manusia. Kami tidak pernah berpikir, kalau usia anak kami masih sangat kecil dan belum mengerti. Kami yakin, meskipun ia usianya belum genap 1 tahun, ia sudah merasakan bagaimana kami memperlakukannya. Ia sudah bisa melihat dan menyimpan memori ilmu menghargai, hanya saja ia belum bisa berbicara apa yang ia rasakan.
Sejatinya ketika kita memberikan penghargaan kepada orang lain, kita sedang mendapatkan penghargaan untuk diri kita. Kita sedang menyimpan deposit kebahagiaan dalam hati dan jiwa kita. Selain itu, kita juga sedang mengisi tanki cinta dalam hidup kita.
Aku yakin, sebuah penghargaan, sekecil apapun itu bisa mengubah hitam menjadi putih, bisa mengganti tangis menjadi tawa dan melebur sedih menjadi bahagia. Penghargaan itu memberi amunisi cinta untuk bergerak ke arah yang lebih baik. Bagiku, penghargaan itu merupakan tanda cinta tanpa cela.  
Seperti halnya juga Sodexo, sesuai dengan tagline-nya “Quality of Life Services”, senantiasa memberikan penghargaan yang luar biasa kepada klien, baik itu perusahaan, penjual atau kita sebagai konsumen. Dengan misi globalnya selalu memberikan senyuman kepada semua orang, Sodexo memberikan pelayanan yang inovatif sebagai bukti penghargaan pada semua pihak. Bukti dari penghargaan yang luar biasa pada pelanggannya, Sodexo memberkan fasilitas voucher belanja sodexo yang terhubung dengan merchant sodexo yang jumlahnya tidak sedikit.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar