Senin, 30 Januari 2017

Solusi Cerdas Bagi Masyarakat Millenial

09.44 0 Comments
Sumber: www.play.google.com 


“Change means that was before wasn’t perfect. People want to be better.” (Esther Dyson)

Bagaimanapun juga, perubahan pastilah terjadi. Dan, mau tidak mau, suka tidak suka di dunia ini, tentulah akan ada perubahan. Jadi, rasanya tidak mungkin kalau kita hanya berdiam di satu titik yang sama, meski sekalipun itu sebuah zona nyaman bagi kita.
BTN memahami apa yang sedang terjadi saat ini. Zaman yang semakin canggih dengan masyarakat yang sudah gadget-minded. Kebanyakan orang saat ini sudah berpikir bagaimana bisa mendapatkan sesuatu dengan lebih praktis dan cepat. Keberadaan teknologi informasi membuat pola pikir kita pun berubah. Semua hal harus bisa diselesaikan dengan sentuhan ujung jari kita.
Karena alasan itulah, di tahun 2017 ini, BTN akan meningkatkan sinergi, daya saing dan nilai tambah melalui transformasi bisnis digital banking. BTN tidak ingin tergerus oleh perubahan yang semakin digital. BTN berusaha sekuat tenaga untuk selaras dengan perubahan dan bersahabat dengan masyarakat millenial.
Keberadaan Digital Banking bisa menjadi jawaban dari kebutuhan masyarakat millenial tersebut. Jangankan untuk urusan perbankan, saat ini, untuk urusan pesan memesan makanan saja sudah beralih ke sistem digital. Oleh karena itu, sebuah sikap yang tepat ketika BTN memprioritaskan transormasi Digital Banking di tahun ini.
Sumber: www.sindotrijaya,com
Digital banking sebenarnya hampir sama dengan sistem e-banking, hanya saja Digital Banking memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh e-banking. Dengan adanya sistem Digital Banking, nasabah dapat mengakses seluruh layanan perbankan melalui kumpulan e-banking di satu tempat (digital branch) dan/atau melalui satu jenis e-banking pada perangkat milik bank atau nasabah (omni-channel). Hal tersebut sesuai dengan apa yang telah dilansir dalam situs www.ojk.go.id.
Apa yang dilakukan BTN merupakan pilihan cerdas yang bisa memudahkan nasabah. Namun, pada sistem Digital Banking ini, BTN harus benar-benar memperhatikan sistem teknologinya. Ya, karena Digital Banking sangat berhubungan erat dengan perangkat teknologi.
Sumber: www.ekassir.com
Dalam hal ini, OJK pun mengingatkan dalam website resminya www.ojk.go.id, penyediaan Digital Branch atau Digital Banking hendaknya memperhatikan prinsip prudential banking, prinsip-prinsip pengamanan informasi integrasi sistem TI, cost effectieness, perlindungan nasabah yang memadai serta searah dengan strategi bisnis Bank.

Bagi kita, nasabah, tentunya berharap sistem Digital Banking dari BTN ini bisa memudahkan untuk melakukan layanan perbankan. Apalagi, transformasi Digital Banking BTN ini dilakukan untuk mendukung program sejuta rumah. Semoga saja, program ini benar-benar akan memfasilitasi kita sebagai masyarakat millenial.