Senin, 23 April 2018

4 Cara Cerdas Membiasakan Si Kecil Memilih Jajanan Sehat

20.38 0 Comments



“Anakku tuh ya, kalo disuruh makan itu susahnya minta ampun, maunya ngemil terus.”
“Aku bingung deh, anakku tuh kalo beli jajanan pasti yang bikin emaknya worry.”
“Hadeuuhh...zaman sekarang tuh ya, kalau mau beliin cemilan buat si kecil, kadang suka bingung. Kebanyakan cemilan yang nggak sehat gitu.”

Apa teman-teman pernah merasakan hal yang sama? Kegundahan emak-emak zaman sekarang tuh selain tentang perkembangan teknologi yang bikin melongo, juga bingung milih jajanan yang sehat buat si kecil. Bahkan, kita sering merasa horor dengan pemberitaan media tentang makanan dan minuman yang dijual di pasaran.

Sebagai bagian dari emak-emak yang punya anak batita, saya juga mengalami hal yang sama. Memang terkadang berpikir kok lebay juga ya kalau mau beli sesuatu tuh dipikir seribu kali. Pokoknya beda banget sama sebagian kaum bapak. Mereka pastinya akan bilang, “Nggak apa-apa. Kan nggak setiap hari ini.” Dan, tahu dong gimana reaksi kita, “What?! No Excuse!”

Bagi kita para emak-emak, memilih makanan dan minuman untuk si kecil memang menjadi pertaruhan hidup dan mati (halah...lebay...). Eh, tapi serius... Sebelum menikah, mungkin sempat ada pikiran seperti itu. Melihat emak sendiri yang khawatir level dewa ketika kita beli jajanan sembarangan. Kadang, nih telinga sampai merah dengerin kuliah sampai 2 sks kalau beli jajanan yang aneh-aneh.

Dan, sekarang baru terasa ketika punya anak. Rasanya hati ini nggak ridho bin ikhlas kalau anak kita makan sembarangan. Pokoknya kalau bisa semua makanan dan minuman harus sesuai dengan Quality of Control kita sebagai emaknya. Ya, memang terlalu berlebihan sih, tapi itulah emak-emak! J

Ngomong-ngomong soal jajanan sehat, saya ingin berbagi sedikit tips nih. Maklum saya dan anak tuh karakternya jauh berbeda. Saya tuh emak-emak bergolongan darah A yang segalanya harus serba teratur. Kalau kata suami sih, harus sesuai SOP. Nah, berbeda dengan si kecil yang bergolongan darah O. Hadeuuh... You know... Orang golongan darah O itu keukeuh kalau sudah kepengen sesuatu.

Tapi, sampai detik ini, saya belum pernah merasa pusing menghadapi keinginan si kecil soal jajanan. Bahkan ketika ia diajak ke supermarket, minimarket, toko atau pasar sekalipun, ia tidak akan meminta jajanan yang anek-aneh. Nih, saya bagi tipsnya ya...
1.         Harus satu jalan dengan pasangan
      Sudah bukan rahasia lagi dong, kalau kebanyakan anak lebih senang jalan dengan bapaknya daripada dengan emaknya. Tahu sendiri kan alasannya? Yap, seorang bapak tuh selalu dengan mudah mengabulkan keinginan anaknya. Nah, kalau sama emaknya, susahnya itu melebihi dari mahasiswa yang mau ketemuan dosen buat bimbingan skripsi.
     Jadi, mulai saat ini, antara ayah dan ibu tuh harus satu suara, nggak boleh yang satu iya, yang satunya lagi nggak.

2.        Berikan pengertian sejak dini
     Jangan pernah berpikir kan anak saya masih usia 2 tahun, ia belum paham. Semua anak itu cerdas, mereka bahkan sudah mendengar sejak dalam kandungan. So, tidak ada salahnya memberikan pengertian sejak dini dengan cara mengajaknya bercerita. Bantuan buku cerita dan video akan sangat membantu si anak untuk memahami makanan dan minuman yang sehat itu seperti apa. Nanti seiring berjalannya waktu, mereka akan paham dengan sendirinya, tanpa harus membuat kita menaikkan volume suara untuk melarangnya membeli jajanan aneh-aneh.

3.        Buat kesepakatan dengan anak
     Sebagai orang tua, kita harus tegas untuk menentukan jajanan apa saja yang boleh dikonsumsi. Tidak hanya dari kandungan gizinya, tapi juga porsi yang seharusnya mereka konsumsi. Jangan biasakan anak-anak makan apapun dengan berlebihan.
     Oya, biasakan ada reward kalau anak mengikuti kesepakatan yang telah dibuat, dan jangan lupa berikan punishment jika ia tidak mengikuti aturan yang telah dibuat bersama. Tentu saja kesepakatan yang dibuat itu harus dirundingkan antara orang tua dan anak.

4.        Berikan contoh bukan hanya larangan
      Nah ini nih yang terkadang para orang tua lupa. Kita seringkali melarang anak untuk jajan sembarangan, tapi ketika menunggui si anak di sekolah, orang tua asyik mencoba berbagai jajanan. Ingat lho, anak itu peniru yang hebat. So, ayo mulai dari diri kita sendiri untuk care dengan apa yang kita makan ya!

Ngomong-ngomong tentang jajanan, tentunya tidak akan jauh dari biskuit, coklat, chips dan permen. Nah, kalau kita berbicara permen, ada permen susu yang enak dan tentunya sehat juga lho. Permen Pindy Susu. Udah pada dengar belum?

Permen empuk ini memiliki tiga varian rasa, ada rasa susu, rasa susu dan strawberry, rasa susu dan coklat. Permen Susu Pindy aman untuk dikonsumsi anak-anak. Selain kandungan susunya yang sangat bagus buat tubuh, pastinya produk ini juga sudah mendapat sertifikasi halal dari BPOM. Pokoknya kalau masih penasaran dengan permen susu yang satu ini, kepoin aja deh akun IG nya di permenpindy_id. Intinya sih ya, Permen Susu Pindy itu permen yang nggak bikin worry.

Nah, itu tadi 4 cara cerdas membiasakan si kecil memilih jajanan sehat. So, mulai saat ini, ayo kita mulai lebih peduli lagi dengan makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh si kecil. Jadi emak-emak itu memang harus cerdas lho. Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari ya, moms.

Senin, 02 April 2018

Olahraga Pakai Hijab, Why Not?

20.08 0 Comments



Olahraga? Jujur saja, dulu pas zamannya sekolah, aku tuh paling malas kalau sudah pelajaran olahraga. Pokoknya sebisa mungkin cari alasan agar bisa dapat dispensasi nggak ikut pelajaran yang satu ini. Mulai dari alasan sakit, nggak boleh terlalu capek, atau kalau pas jadwal renang, hijab menjadi alasan kuat agar bisa menghindar.

Tapi, itu dulu ketika sekolah. Setelah lulus sekolah, malah aku merasakan hal yang berbeda. Ya, sama sekali berbeda. Meskipun kesibukan mengajar yang padat merayap, tapi rasanya ada kepuasan tersendiri kalau bisa lari pagi atau bersepeda. Dengan aktivitas yang full dari pagi sampai malam, aku masih bisa merasakan badan yang tetap fresh dan terhindar dari sakit.



Aku memang tidak setiap hari melakukan olahraga, tapi setidaknya 3 atau 4 kali dalam seminggu aku merutinkannya. Untuk bersepeda, biasanya aku memilih rute yang lebih jauh kalau jadwal mengajar agak luang. Tapi kalau untuk lari pagi cukup di sekitaran komplek, ya nggak perlu lama sih, cukup 15 - 30 menitan saja.

Oya, ngomong-ngomong tentang lari nih, bagi para hijabers alias wanita yang berhijab, rasanya olahraga satu ini bisa juga jadi pilihan. Kita masih bisa melakukannya meskipun kita memakai hijab. Nilai plusnya kulit kita masih tetap terlindungi meskipun terpapar sinar matahari. Selain itu, kita jadi cepat berkeringat, kan enak tuh bisa bakar lemak lebih cepat. Kalau nggak percaya dan pengen buktikan, coba aja ikutan event Hjaberlari yang diadakan oleh saliha.id pada 29 April 2018. Untuk info lengkapnya kamu bisa kunjungi bit.ly/hijaberlari Oya, untuk pendaftarannya, kamu bisa langsung klik   bit.ly/salihaid.



Ok, kembali ke olahraga yang biasa aku lakukan. Ada satu olahraga yang dulu sangat aku hindari, berenang. Tapi, ada satu kejadian ketika di bangku SMA, yang membuatku mau nggak mau harus belajar berenang. Dan, sekarang setelah malaikat kecilku hadir, ternyata berenang itu olahraga favoritnya. Karena alasan itulah, aku dan suami paling suka mengajaknya berenang. Ya, sekalian aku juga ikut berolagraga kan hehehe...

Di kehamilan anak kedua saat ini, berenang menjadi pilihan olahraga yang aman untuk dilakukan. Badan terasa lebih relaks dan menurut beberapa literatur sih berenang itu memang bagus buat ibu hamil. Oya, tentu saja aku masih menjaga dengan berpakaian yang tidak mencetak lekuk tubuh dan masih memakai hijab yang mutup dada. Bagiku, tidak ada halangan apapun untuk bisa tetap berolahraga meskipun sehari-hari kita berpakaian syar’i.



Selain mendampingi si kecil berenang, sesekali aku dan suami pun mencoba untuk berolahraga memanah. Ya, itung-itung belajar olahraga yang disunnahkan Rasulullah. Selain itu, kami juga ingin memperkenalkan kepada buah hati kami olaharaga yang satu ini. Untuk olahraga memanah ini, tidak ada halangan ataupun malu untuk tetap memakai hijab plus gamisan lho.

Bagiku, hijab bukanlah sebuah penghalang untuk melakukan aktivitas apapun, termasuk olahraga. Memang dulu, pertama kali memutuskan untuk berhijab, sempat terbersit banyak pertanyaan tentang merasa terbatasinya dalam beraktivitas. Tapi, ternyata itu semua tidak terbukti. Aku bisa sangat menikmati setiap hal yang memang aku ingin lakukan.

“Panas dong kalau olahraga pakai hiijab?”
Lho bukannya malah lebih bagus, jadi kita bisa lebih cepat berkeringat. Itu artinya, lemak juga bakalan cepat luntur hehehe... Dan, menurutku untuk olahraga outdoor itu malah lebih enak pakai hijab. Beneran lho... Aku sendiri merasakan efek positifnya.

“Terus, kalau berenang ribet juga kalau harus pakai hijab.”
Menurutku sih itu hanya alasan saja. Sisi positifnya, tubuh juga jadi nggak terbakar sinar matahari langsung. Jadi kulit kita nggak akan belang-belang tanpa harus memakai cream apapun juga. Pokoknya asli deh, nggak ada alasan untuk berhenti berolahraga hanya karena kita berhijab. So, olahraga pakai hijab? Why not?


Minggu, 25 Februari 2018

Jalani, Nikmati, Syukuri (Review Buku)

21.00 0 Comments

Judul Buku            : Jalani, Nikmati, Syukuri
Penulis                    : Dwi Swiknyo
Penerbit                 : Noktah
Tebal Halaman      : 260 Halaman
Tahun Cetak         : 2018
Cetakan                 : Pertama
Harga                     : Rp. 70.000,00

Apa artinya pekerjaan bergengsi, tapi bikin kita mudah stress?
Apa artinya status sosial yang tinggi kalau membuat jiwa kita kering?
Apa artinya kesuksesan kalau akhirnya membuat kita sakit-sakitan?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut mungkin sering mampir di pikiran kita. Bukan untuk bertanya tentang kondisi orang lain, tapi lebih tepatnya bertanya pada diri sendiri. Mungkin terlihat sederhana, tapi pertanyaan tersebut memang sering mengusik kita.


Tidak sedikit orang yang merasa lelah dengan rutinitas yang ia lakukan. Merasa apa yang didapatkannya tidak sesuai dengan apa yang diinginkannya. Semangat hidup perlahan hilang. Kita hanya merasa hidup ini semakin tak berarah. Seringkali merasa kebahagiaan tak pernah menyapa hidupnya. Tidak hanya itu, terkadang kita menyalahkan Allah dengan segala apa yang terjadi atas diri kita.

Tetaplah berbahagia. Karena semakin besar rasa khawatir di dalam hati, semakin gelisah, semakin besar rasa takut atas segala urusan dunia, maka semakin tinggi pula tingkat kepasrahan kita kepada Allah. Rasa butuh kepada Allah pun semakin besar. Bahkan setingkat Rasul pun - yang sudah dijamin kemenangan pasukannya - masih terus berdoa, mendekatkan diri, dan memohon pertolongan Allah pada saat mau perang. (Hal. 15)

Lalu, apa yang salah dengan diri kita. Apakaha selama ini kita tidak pernah benar-benar mengenal siapa diri ini dan apa sebenarnya tujuan hidup kita?

Dalam buku ini dijelaskan tentang 4 janji Allah kepada kita, yaitu:
1.        “Jika kalian bersyukur, maka akan Aku tambahkan (nikmat-Ku) untuk kalian.” (Q.S. Ibrahim [14] : 7).
2.        “Ingatlah kepada-Ku, niscaya Aku ingat kepada kalian.” (Q.S. A-Baqarah [2] : 152).
3.        Berdoalah kepada-Ku, pasti Aku kabulkan untuk kalian.” (Q.S. Al-Mu’min [40] : 60)
4.     “Tidaklah Allah mengazab mereka selama mereka memohon ampun (beristighfar kepada Allah).” (Q.S. Al-Anfaal [8] : 33)
(Hal. 23)

Kalau kita melihat dan memahami kembali tentang janji Allah tersebut, tentunya tidak ada lagi keraguan dalam menjalani kehidupan ini. Kita sudah yakin akan semua yang sudah Allah tentukan untuk kita. Tidak ada lagi perasaan mengeluh atau bahkan menyalahkan Allah.


Protes (Mengeluh) è Berprasangka Buruk kepada Allah èDurhaka
(Hal. 35)

Intinya memang ada pada bagaimana kita melihat dan menyikapi kehidupan ini. Ketika kita melihat dari sisi positif, dan menyikapinya dengan positif pula, maka kebahagiaan itu dekat. Memang tidak mudah dan semuanya membutuhkan proses. Proses belajar memahami tujuan hidup yang sesungguhnya.


Bersiaplah. Bertawakal sedari awal. Sebab selalu ada celah untuk kita kecewa. Sekali lagi, meskipun itu hak kita. Benar sekali bahawa rezeki itu tidak bakal tertukar, tetapi bukan itu masalahnya. Ini hanya masalah bagaimana cara kita mengelola rasa bahagia pada sesuatu yang belum (atau baru akan) kita nikmati. (Hal. 43)

Buku ini memang menyajikan beberapa permasalahan yang biasa kita rasakan sehari-hari. Selain itu, penulis juga memberikan tips dan solusi yang berdasarakan Al-Quran, hadits dan juga pengalaman yang ia alami sendiri. Ada 50 bahasan yang dikupas oleh penulis, diantaranya:
1.        Jangan Lupa Bahagia
2.        Yang Penting Yakin
3.        Belajar Menerima
4.        Belajar Melepaskan
5.        Kembali Belajar Melepaskan
6.        Belajar Bahagia
7.        Kejutan dari Allah
8.        Nilai Diri Kita
9.        Insenti dari Allah
10.    Kontes Kesengsaraan
11.    Upaya Memberi Nilai
12.    Kaya Belum Tentu Enak
13.    Hidup Modal Dendam
14.    7 Tanda Kebahagiaan
15.    Kesengsaraan Itu Hanya Ilusi
16.    Ajaibnya Tiga Kata
17.    Jangan Gampang Protes
18.    Tersakiti Saat Berbagi
19.    Selalu Ada Pilihan
20.    Diskusi, Bukan Debat
21.    Kebencian Itu Mematikan
22.    Ketika Semua Serba Salah
23.    Seni Memaklumi
24.    Rumus 9 Barangkali
25.    Ketemu Jalan Buntu
26.    Ketika Kita Difitnah
27.    Kesuksesan yang Tertukar?
28.    Kesuksesan Kita Berbeda
29.    Ketika Hidup Terasa Menjenuhkan
30.    Apa Kamu Mudah Stress?
31.    Jangan Terlalu Serius
32.    Tampil Lebih Kreatif
33.    Hiduplah Hari Ini
34.    Berdamai Dengan Diri Sendiri
35.    Berani Ambil Risiko
36.    Kemudahan Belum Tentu Baik
37.    Awas Budaya Instan
38.    Bukan untuk Dipamerkan
39.    Ternyata Aku Salah
40.    Tidak Perlu Minder
41.    Ketika Salah Jadi Sumber Tawa
42.    Jangan Gampang Baper
43.    Manjakan Diri Sendiri
44.    Haters Itu Anugerah
45.    Siapa Sebenarnya Teman Kita?
46.    Allah Selalu Punya Rahasia
47.    Apa yang Sebenarnya Kita Miliki?
48.    Mencoba Tetap Bertahan
49.    Bersyukur Saat Dipuji
50.    Allah Maha Baik

Bahasan-bahasan di atas disajikan dengan bahasa yang ringan dan renyah. Kita tidak merasa digurui, meskipun ada banyak pelajaran yang kita dapatkan. Gaya tutur penulis begitu apik, sehingga kita seakan-akan diajak ngobrol langsung.

Pembahasan setiap temanya pun tidak terlalu panjang sehingga tidak membuat orang bosan. Tidak hanya itu, adanya sisipan cerita, kisah nyata dan juga komik menjadikan kita begitu menikmati setiap babnya. Kita juga bisa membaca dari bagian mana saja yang kita inginkan, tidak perlu berurutan dari halaman pertama sampai terakhir, dan tentu saja kita akan tetap paham dan mendapatkan esensi dari buku ini.

Oya, kalau dilihat dari tampilannya pun, asyik banget nih buku. Dari mulai cover sampai lay out isinya, semuanya asyik dan keren banget. Apalagi ditambah kertas yang berwarna biru tidak membuat mata kita lelah dan bosan untuk terus menatapnya. Untuk ukuran, buku inipun pas banget, nggak terlalu besar ataupun kekecilan.

Terus, apa dong kekurangannya? Hmm... Sebenarnya hampir tidak ada kekurangan dari buku ini. Tapi, satu yang menjadi pertanyaan saya sebagai pembaca, kenapa di buku ini tidak ada daftar isi? Apa memang dibuat seperti itu? Tapi, sekali lagi, ini bukan menjadi kekurangan atau kesalahan.

Pokoknya buku Jalani, Nikmati, Syukuri ini wajib bin kudu dibaca deh sama kita. Percaya deh akan banyak ilmu dan ‘tamparan’ yang kita dapat setelah membaca buku ini. So, buku Jalani, Nikmati, Syukuri ini pas banget dibaca kita yang masih haus untuk memperbaiki diri. I do recommend this book! J

Rabu, 14 Februari 2018

DokterBaBe, Solusi Hidup Sehat Zaman Now

21.07 1 Comments
Siapa yang tak ingin sehat setiap saat. Tentunya setiap orang ingin tetap bisa menjaga kesehatannya setiap saat. Tidak hanya itu, setiap orang juga pastilah memiliki keinginan untuk bisa berkonsultasi setiap saat tentang kesehatannya. Jangankan yang sedang merasa sakit, yang terlihat sehat pun tetap butuh tempat untuk konsultasi agar tetap bugar.

Namun terkadang gaya hidup sekaligus juga tuntutan kehidupan membuat orang tak memiliki waktu banyak untuk sekadar check up rutin kesehatannya. Kita akan merasa kaget dan segera menemui dokter ketika rasa sakit sudah semakin parah. Sebenarnya masalahnya satu, kesibukan yang membuat kita terkadang merasa enggan untuk sekadar antre di klinik atau Rumah Sakit.

Tapi, bukan zaman now namanya kalau nggak ada terobosan yang bisa kasih solusi cerdas. Yap...Dokter BaBe hadir sebagai jawaban bagi kita yang sadar akan pentingnya hidup sehat namun terbentur kesibukan.

Apa Itu Dokter Babe?


DokterBabe.com merupakan situs kesehatan paling terdepan di Indonesia, membahas secara lengkap dan menyeluruh tentang masalah kesehatan dan tips hidup yang sesuai dengan gaya hidup orang di Indonesia.

Mengapa Dokter Babe Hadir?
Berdasarkan data yang ada, jumlah Dokter di Indonesia pada tahun 2012 sudah mencapai hampir 100 ribu orang yang terdiri dari berbagai macam dokter. Tapi dengan jumlah yang sebanyak itu, pelayanan kesehatan masih saja belum bisa menyentuh semua orang. Selain itu terkadang pelayanan yang ada pun tercatat jarak dan waktu.

Tidak sedikit orang yang merasa kesulitan untuk mendapatkan informasi kesehatan. Alhasil, seringkali terjadi pasien yang telat dibawa ke fasilitas kesehatan ataupun telat mendapat bantuan medis. Banyak kasus, orang datang untuk berobat sudah dalam kondisi yang parah atau karena salah penanganan. Hal tersebut terjadi karena kurangnya informasi ataupun edukasi kepada masyarakat luas.

Oleh karena itu, DokterBabe hadir sebagai solusi dari masalah yang ada. DokterBaBe melihat adanya kesempatan emas di era digital sekarang ini. Perkembangan gadget yang kian meningkat membuat orang semakin ingin tahu lebih banyak sekaligus lebih cepat. Karena alasan itulah, DokterBaBe memfasilitasi kebutuhan masyarakat luas.

Ada Apa Saja di DokterBaBe?
DokterBaBe.com memberikan beberapa kemudahan kepada kita, diantaranya:
Ø  Konsultasi
Layanan ini didapatkan secara gratis. Kita bisa berkonsultasi dengan para Dokter dan juga Health Consultant terbaik di DokterBaBe.
Ø  Lokasi
Kita bisa mencari tahu lokasi terdekat Rumah Sakit, FasKes (Fasilitas Kesehatan), apotek dan klinik terdekat hanya dengan sekali klik.
Ø  Glosarium Obat
Kita bisa mendapatkan edukasi tentang obat terbaru, indikasi, cara pemakaian dan dosis yang dianjurkan.                                                                                                                  
Ø  Glosarium Penyakit
Kita bisa mendapatkan informasi tentang sebuah penyakit tertentu dan kupas tuntas permasalahan secara lengkap, mulai dari pengertian, cara pencegahan dan obat yang diajurkan.



Selain itu, informasi dan tips seputar kesehatan diberikan dalam bentuk artikel yang menarik. Ada beberapa pilihan yang bisa kita dapatkan dengan mengunjungi www.dokterbabe.com, diantaranya:
v  Hidup Sehat


Di sini kita bisa mendapatkan tips untuk hidup sehat. Ada beberapa artikel yang sangat edukatif dan inspiratif.

v  Kecantikan



Ada tips untuk tetap tampil cantik dengan cara alami dan aman. Ada beberapa topik populer yang bisa kita klik, yaitu:
-          Gaya
-          Gigi
-          Rambut
-          Kulit
-          Wajah

v  Ibu dan Bayi


Informasi untuk tetap sehat saat hamil, pasca persalinan dan juga cara mengurus bayi yang tepat, tentu saja menjadi hal yang sangat dibutuhkan bagi setiap ibu ataupun calon ibu. Beberapa informasi yang bisa kita dapatakan, yaitu:
-          Kesehatan Ibu
-          Prosedur Melahirkan
-          Kesehatan Bayi
-          Olahraga Kehamilan
-          Diet Ibu Menyusui
-          Diet Ibu Hamil

v  Keluarga


Ada beberapa tips dan informasi kesehatan tentang remaja dan juga anak-anak yang sangat bermanfaat.

v  Kesehatan



Kita bisa mendapatkan informasi kesehatan yang berhubungan dengan kegiatan sehari-hari dan gaya hidup. Tips dan informasi yang bisa kita dapatkan seputar:
-          Pencegahan
-          Pengobatan
-          Fungsi Organ
-          Gangguan Kesehatan
v  Intim


Hal yang biasanya dianggap tabu, dibahas secara jelas untuk mengedukasi kita. Kita bisa mendapatkan informasi tentang:
-          Organ Reproduksi
-          Penyakit Seksual
-          Pasangan

v  Kesehatan Ibu


Bahasannya hampir sama dengan poin ketiga. Intinya membahas tentang kesehatan ibu dan bayi.

Semuanya bisa kita dapatkan secara lengkap di DokterBaBe. Hanya dengan sekali klik, banyak hal yang bisa kita dapatkan. Tidak perlu terbentur jarak dan waktu bahkan tidak perlu bingung dengan biaya yang harus dikeluarkan. Semuanya terasa mudah dengan  adanya DokterBaBe. DokterBaBe memang solusi sehat zaman now.