Jumat, 06 November 2020

Daya Beli Diungkit, UKM Bangkit, Ekonomi Terungkit

22.31 19 Comments

 


 

Usaha Kecil Menengah (UKM) merupakan salah satu penggerak utama perekonomian. Di Indonesia, hampir setiap saat kita bersinggungan dengan para pelaku usaha kecil menengah. Meskipun namanya usaha kecil, tapi memberikan kontribusi yang luar biasa terhadap perekonomian secara makro.

 

Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), pada tahun 2018, jumlah pelaku UMKM sebanyak 64,2 juta atau 99,99% dari jumlah pelaku usaha. Daya serap tenaga kerja UMKM sebanyak 117 juta pekerja atau 97% dari daya serap tenaga kerja dunia usaha. Sedangkan kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional sebesar 61.1% dan sisanya 38,9% disumbangkan oleh pelaku usaha besar.

 

Namun, kehadiran pandemi covid-19 ini membuat semuanya berubah. Menurut sejumlah ekonom, UMKM tidak bisa lagi menjadi penyangga perekonomian seperti saat krisis 1998 dan 2008.

 

Sejak pemberlakuan PSBB, work from home dan school from home, tentu saja sangat memberikan dampak yang luar biasa terhadap para pelaku usaha kecil dan menengah. Kondisi pandemi telah membuat daya beli masyarakat menurun.

 

Tidak hanya itu, daya beli masyarakat pun menurun karena pandemi ini. Banyaknya perusahaan yang gulung tikar dan harus merumahkan para karyawannya, mau tidak mau akan berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Saat ini, banyak orang yang benar-benar harus mengencangkan ikat pinggang. Mereka akan memilih mana yang paling penting untuk dibeli dan bertahan hidup.

 

Lalu, apa yang harus dilakukan agar para pelaku UKM ini bisa bangkit?

 

#Daya Beli Diungkit

Kembali lagi, kuncinya di peningkatan daya beli masyarakat. Untuk itu, yang harus menjadi perhatian ialah bagaimana meningkatkan daya beli masyarakat di tengah pandemi ini.

 

Sebenarnya pemerintah telah melakukan beberapa cara agar daya beli masyarakat tidak mengalami penurunan. Mulai dari menaikkan gaji ASN, memberikan bantuan sosial dan insentif. Hal tersebut dilakukan agar daya beli dan konsumsi masyarakat bisa tetap terjaga.

Sumber Foto: tirto.id


Namun, tentu saja, yang paling penting ialah bagaimana penanganan Covid-19 itu sendiri. Ketika kondisi sudah kondusif, maka roda perekonomian pun akan kembali normal. Para pelaku UKM pun akan kembali menggeliat dan bangkit dari keterpurukan akibat pandemi ini.

 



#Inovasi





Selain faktor luar tadi, tentu saja ada factor lain yang juga tidak kalah penting. Pelaku UKM saat ini tidak bisa hanya menyalahkah kondisi pandemi yang sedang melanda. Karena di tengah pandemi saat ini pun, masih ada UKM yang tetap bertahan bahkan meraup keuntungan yang jauh lebih besar.

 

Menurut data kementerian koperasi dan UKM, ada dua macam usaha yang tetap bertahan di tengah pandemi. Pertama sudah terhubung dengan e-commerce, sedangkan yang kedua ialah yang melakukan inovasi produk.

 

Kalau kita garisbawahi, mereka yang tidak terdisrupsi dengan kondisi sekarang ialah yang sudah terdigitalisasi dan berinovasi. Artinya apa? Ketika para pelaku UKM itu masih saja melihat dari sisi masalah, maka mereka akan tetap terpuruk. Tapi, ketika melihat dari sisi solusi, maka mereka akan bangkit.

 

Menurut Clayton M. Christensen yang dikutip dari buku Disruption yang ditulis oleh Rhenald Kasali, “Kalau kalian menggempur imcumbent dengan membuat produk yang berimbang, di pasar yang sama, dengan harga yang sama, kalian sebagai pendatang baru akan kalah. Gempurlah kakinya. Sederhanakan produk, lakukan revolusi, bergeraklah ke segmen yang lebih rendah dengan strategi harga yang terjangkau dan dapat diakses.”

 

Berani beda. Ketika kita ingin produk kita dilirik dan tetap bertahan di hati konsumen, maka kita harus menghadirkan produk yang memiliki ciri khas. Selain produk itu merupakan barang yang pasti dibutuhkan banyak orang, kita pun harus menyuguhkan produk yang memiliki value berbeda.

 

Hadirkan produk yang anti mainstream. Produk yang dari namanya saja sudah nempel erat di pikiran konsumen. Carilah nama yang memiliki makna, dan hadirkan juga produk yang berkualitas dan tidak asal-asalan.

 


 


Selain itu, bidiklah pasar dengan tepat. Cermati produk apa yang sedang dicari konsumen. Kondisi pandemi ini tentu saja telah merubah pola konsumsi kebanyakan orang. Pengeluaran untuk produk kesehatan, bahan makanan dan pulsa meningkat lebih dari 50%. Sedangkan, biaya transportasi umum dan bahan bakar minyak menurun di kisaran 42%.

 

Dari data tersebut, kita bisa tahu kebutuhan pasar seperti apa. Dengan tahu apa yang dibutuhkan konsumen, kita bisa menentukan produk apa yang tepat untuk dijual saat ini. Tentu saja dengan inovasi agar produk kita bisa memiliki value yang berbeda.

 

Menurut Tung Desem Waringin dalam bukunya Financial Revolution, ada 7 cara mengenali tren, yaitu:

  1. Melakukan analisis umur dan jumlah penduduk, jumlah penghasilan dan jumlah pengeluaran.
  2. Mengamati kecepatan penetrasi sebuah usaha ke dalam masyarakat.
  3. Melihat tren yang terjadi di luar negeri.
  4. Menjawab permasalahan yang ada.
  5. Mengkombinasikan dua hal atau lebih, yang baik.
  6. Perbaikan dari sesuatu hal yang sudah baik.
  7. Mengubah atau menambah sesuatu yang ada.

Itulah ketujuh cara agar bisnis yang kita jalani bisa tetap bertahan. Karena kita sudah paham akan dibawa kemana bisnis ini. Terus berinovasi dengan melihat kebutuhan pasar, merupakan sesuatu yang wajib dalam menjalankan sebuah usaha. 


#Digitalitasasi

Selain berinovasi, produk yang tetap bertahan di masa pandemi ini ialah yang sudah terdigitalisasi. Menurut Klaus Schwab, salah satu perintis revolusi industri 4.0 menyatakan bahwa revolusi industri 4.0 merupakan sebuah teknologi baru yang menggabungkan dunia fisik, biologis dan digital.

 

Menurut data dari Kementerian Kominfo, pertumbuhan nilai perdagangan elektronik (e-commerce) di Indonesia mencapai 78 persen, tertinggi di dunia. Hal tersebut memang berbanding lurus dengan jumlah pengguna internet di Indonesia, hingga saat ini mencapai 82 juta orang, dan menduduki urutan ke-8 di dunia.


Jadi, dengan adanya fenomena ini, para pelaku UKM bisa memanfaatkannya. Jangan memaksakan diri untuk bertahan dengan cara-cara konvensional. Saatnya para pelaku UKM untu Go Online.

 



 

Memasuki era kebiasaan baru ini, tentu saja sebagai pelaku UKM harus lebih cerdas. Menyalahkah dan mengeluh dengan keadaan yang ada, tentu bukan solusi untuk tetap bertahan. Peran pemerintah sangat dibutuhkan agar daya beli masyarakat kembali naik. Tapi, pelaku UKM pun harus memiliki mental juara.  Ketika keduanya bisa seimbang, maka perekonomian pun akan terus terungkit menjadi lebih baik.

 

 

Referensi:

Anas, Abdullah Azwar. (2019). Anti Mainstream Marketing. Jakarta: Gramedia

Kasali, R. (2018). Disruption. Jakarta: Gramedia

Kasali, R. (2014). Let’s Change. Jakarta: Kompas Gramedia

Waringin, Tung Desem. (2007). Financial Revolution. Jakarta: Gramedia

https://kominfo.go.id/content/detail/16770/kemkominfo-pertumbuhan-e-commerce-indonesia-capai-78-persen/0/sorotan_media

https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2020/09/21/peta-persaingan-e-commerce-indonesia-pada-kuartal-ii-2020



Tulisan ini diikutsertakan dalam Masterweb Blog Competition. Bagi teman-teman yang ingin infonya, silakan klik di sini!






Kamis, 15 Oktober 2020

Scarlett Acne Serum dan Brightly Ever After Serum, No Acne No Breakout [Review]

21.23 15 Comments

  

Jujur nih ya, aku suka mikir berpuluh-puluh kali kalau mau pakau produk buat wajah. Punya kulit sensitive memang nggak mudah buat milih produk perawatan wajah.

 

Cerita sedikit ya, pernah aku coba pakai produk face care gitu, eh taunya baru beberapa minggu wajah langsung bemasalah. Akhirnya harus ke dokter kulit deh. Nah, sejak itu, aku jadi lebih hati-hati memilih produk buat perawatan kulit, khususnya wajah.

 

Tapi, pas tahu ada produk Scarlett Acne Serum dan Brightly Ever After Serum, aku jadi penasaran. Setelah sebelumnya aku cukup puas dengan Scarlett Body Care. bacadi sini

 

Di postingan kali ini, aku akan berbagi pengalaman setelah memakai produk Scarlett Acne Serum dan Brightly Ever After Serum. Oya, aku sudah mencoba produk ini kurang lebih 3 minggu.



  • Scarlett Acne Serum





Kemasan:

Ada kemasan box atau dus kecil berwarna ungu pastel sebagai kemasan luar dari produk ini. Sedangkan produknya sendiri dikemas dalam botol kaca kecil yang sangat tebal, jadi nggak khawatir pecah, loh. Terdapat pipet sekaligus tutup botolnya. Botolnya sendiri berukuran 15 ml. Terdapat semua informasi penting, baik itu dalam kemasan box atau botolnya sendiri.



 

 

Ingredients:

Aqua, Melaleuca Alternifolia (Tree Tea) Leaf Water, Annona Cherimola Fruit, Isopentyldiol, Centella Asiastica Extract, PEG-8, Phenoxyethanol, Salicylic Acid, Ascorbyl Glucoside, Aminomethyl Propanol, Hydroxyethylcellulose, 1,3 – Butylene Glycol, Pentane – 1,2- diol, Di Na EDTA, Ethylhexylglycerin, Isostearamidopropyl Ethyldimonium Ethoslfate, Sodium Hydroxide, Sodium Citrate, 1,2 Hexanediol, Tamarindus Indica Seed Gum, Biosaccharide Gum – 1, Phenylpropanol, Sodium Dehydroacetate, Propylene Glycol, Citri Acid 2-Amini-1-Butanol, Glycyrrhiza Uralensis (Licorice) Root Extract, Olea Europaea (Olive) Fruit Oil, Chartamus Tinctorius (Safflower) Seed Oil.

 

BPOM RI NA18200104454

 

Scarlett Acne Serum memiliki 5 active ingredients, diantaranya:

Tea Tree Water è  mencegah jerawat dan menyamarkan luka jerawat

Jeju Centella Asiatica è meningkatkan kadar minyak alami kulit, menjaga kelembaban kulit, mencegah dan mengurangi kerusakan kulit.

Vitamin C è merawat kulit dari kerusakan sinar matahari, mencerahkan kulit, melawan penuaan.

Salicylic Acid è meredakan peradangan pada saat jerawat muncul, mengangkat kotoran penyumbat pori-pori yang menyebabkan komedo.

Liquorice Extract è kaya akan vitamin dan mineral untuk menutrisi kulit, mengatasi jerawat dan kulit kemerahan, mencegah hiperpigmentasi dan menyerap kelebihan minyak di wajah.

 

Tekstur:

Teksturnya tidak terlalu cair, tapi juga tidak terlalu kental. Wanginya biasanya saja, tidak ada kandungan parfum yang sangat kuat.


 

Cara Pemakaian:

Teteskan 2 – 3 tetes serum, usap dan pijat secara perlahan sampai merata pada kulit wajah. Diamkan beberapa saat agar serum meresap ke kulit wajah.

 

Untuk hasil yang maksimal, disarankan untuk menggunakan siang dan malam hari. Kalau aku sendiri biasanya memakai pagi hari setelah cuci muka dan pada saat akan tidur.


  • Brightly Ever After Serum



Kemasan:

Sama seperti Acne Serum, Brigtly Ever After Serum juga dikemas dengan box atau dus sebagai kemasan luar. Untuk kemasan produknya pun dikemas dalam botol kaca yag tebal. Perbedaannya hanya pada warna, Brightly Ever After Serum ini memiliki kemasan warna pink pastel.




 

Ingredients:

Aqua Niacinamide, 1,3 Butylene Glycol, Lavandula Angustifolia (Lavender), Water, Ascorbyl Glucoside, Arisaema Amurense Extract, 2-Phonexyethanol, Hydroxyethylcellulose, GLUTATHIONE, Aminomethyl Propanol, Ethyl Macadamiate, Decyl Glucoside, Pentane- 12- diol Di Na EDTA, Ethylhexylglycerin, Tamarindus Indica Seed Gum, Biosaccharide Gum – 1, 1,2-Hexanediol, 2 – Amini – 1 – Butanol, Tocopherol, Malic Acid, C.I 16255


BPOM RI NA18201900972


Brightly Ever After Serum memiliki 5 active ingredients, diantaranya:

Glutathione è Meningkatkan kelembaban dan elastisitas kulit, memberikan perlindungan dari radikal bebas, membuat kulit lebih kuat, sehat dan lebih glowing.

Phyto Whitening è menghilangkan kusam dan mencerahkan wajah

Niacinamide è Melembabkan dan menghaluskan kulit, mengatasi jerawat dan menyamarkan noda hitam.

Lavender Water è Menyembuhkan jerawat, melawan kuman penyebab jerawat

Vitamin C è merawat kulit dari kerusakan sinar matahari, mencerahkan kulit, melawan penuaan.

 

Tekstur:

Sama seperti Acne Serum, terkstur Brightly Ever After Serum pun tidak cari tapi juga tidak kental. Wanginya memang agak aneh, lebih ke wangi obat herbal. Tapi, kalau sudah terbiasa, bisa tetap nyaman kok, karena kan produk ini memang tidak mengandung parfum.

 


Cara Pemakaian:

Teteskan 2 – 3 tetes serum, usap dan pijat secara perlahan sampai merata pada kulit wajah. Diamkan beberapa saat agar serum meresap ke kulit wajah.

 

Untuk hasil yang maksimal, disarankan untuk menggunakan siang dan malam hari. Kalau aku sendiri biasanya memakai pagi hari setelah cuci muka dan pada saat akan tidur.

 

Oya, aku memakai produk ini secara bergantian. Dan, efeknya benar-benar terasa, loh. Meskipun wajahku tidak pernah yang berjerawat banyak, tapi aku merasakan wajah lebih kenyal dan lembut. Intinya, aku merasa kulit wajah jadi lebih ternutrisi.



Apa produk ini aman?

Menurutku sangat aman, karena sudah terdaftar di BPOM. Dan, aku sendiri sudah membuktikannya. Tidak ada efek negative yang aku rasakan. Meskipun ada beberapa orang yang menyarankan hanya menggunakan sekali saja, karena ada 5 active ingredients. Tapi, kalau aku tetap menggunakan 2 kali sehari dan hasilnya benar-benar membuatku kagum.

 

Harga?

Semua produk Scarlett itu harganya sama, Rp 75.000,00. Menurutku dengan manfaat yang dirasakan, harga segitu sangat sesuai. Oya, untuk mendapatan produk Scarlett ini sangat mudah. Ada banyak cara buat kita bisa order produk Scarlett, diantaranya:

  1. Chat Whatsapp Admin Scarlett : 087700163000
  2. Chat Official LINE : @scarlett_whitenin
  3. Chat DM Instagram : @scarlett_whitenining
  4. Order di Shopee Official Shop : Scarlett_whitening

Gimana, tertarik mencoba produk Scarlett Acne Serum dan Brightly Ever After Serum? Yakin deh, kalian bakalan jatuh cinta sama produk ini. Wajah bebas jerawat dan lebih glowing dengan Scarlett Acne Serum dan Brightly Ever After Serum.

Senin, 12 Oktober 2020

Scarlett Whitening Body Care, Kulit Putih Jadi Nyata [Review]

21.36 10 Comments


“Ah, syukuri aja. Mau kulit putih atau gelap, itu kan takdir.”

“Kita kan udah emak-emak, kalau mau perawatan, aduh nggak ada waktu.”

“Ya, kali kita artis bisa perawatan mau berapa duit aja, gampang. Nah, kita?”

 

Hayo, ada yang pernah komen bin nyinyir kayak di atas?

Hmmm… Tenang… Kalian nggak sendiri, kok. Nih, yang lagi nulis ini juga dulu sempat berpikiran kayak gitu. Tapi, bersyukur aku cepat tersadar hehehe…

 

Kalau sekarang aku berpikir kebalik nih. Ketika kita merawat tubuh, itu salah satu cara aku bersyukur. Kalau kulit kita bersih, segar, dan sehat kita pun akan menjalani hari jauh lebih semangat. Apalagi bagi emak-emak, semangat itu it’s a must, loh.

 

Terus, apa kulit itu harus putih? Nggak juga. Bagi aku, putih itu bonus. Kalau ada produk body care, yang pertama aku lihat tentu saja harus aman dan nyaman di kulit.

 

Nah, aku mau kasih tahu nih. Kurang lebih 3 mingguan ini aku pakai produk Scarlett Whitening Body Care. Di sini aku bakalan bagi deh pengalaman memakai produknya Felicya Angelista ini.




 

Kali ini yang aku akan bahas ialah Body Scrub, Body Shower dan Body Lotion. Ini pengalaman pribadiku loh ya. Hasil yang aku dapat tentu saja bisa sama atau beda dengan yang lainnya.

 

Rangkaian produk Scarlett Whitening ini mengandung Vitamin E dan Glutathione. Seperti kita tahu vitamin E memiliki banyak manfaat bagi kulit, diantaranya: meningkatkan perlindungan kulit, menyamarkan bekas luka, memperpanjang usia sel, perlindungan ekstra, mencegah penuaan dini dan keriput di wajah, serta berpotensi hilangkan bekas jerawat.

 

Sedangkan Glutathione merupakan antioksidan kuat (zat yang berfungsi untuk memerangi radikal penyebab kerusakan sel tubuh) yang memiliki efek antimelanigenesis, yaitu melawan pembentukan pigmen melanin sebagai pemberi warna kulit. Biasanya semakin banyak pigmen melanin seseorang, maka semakin gelap warna kulitnya. Glutathione terdiri dari tiga asam amino, yaitu sistein, glutamate, dan gilisin.

Ok, sekarang kita bahas satu persatu rangkaian produk Scarlett Whitening Body Care ya…


  • Scarlett Whitening Body Scrub

Scarlett Whitening Body Scrub memiliki 2 varian, yaitu: Romansa dan Pomegrante. Kali ini aku nyobain yang varian Romansa.

 

Pertama kali pakai Scarlett Whitening Body Scrub Romansa, aku langsung suka. Kulit menjadi lebih lembut dan lembab setelah mandi. Oya, wanginya juga bikin fresh, loh. Pokoknya setelah memakai Scarlett Whitening Body Scrub, aku lebih pede dan semangat deh.

 

Kemasan:

Kemasan Scarlett Whitening Body Scrub ini seperti umumnya produk body scrub lainnya. Tapi, ada yang membedakan yaitu ada segel plastik yang bertuliskan SCARLETT. Dengan segel ini, kita jadi nggak khawatir body scrub-nya tumpah atau tercecer kemana-mana.  Oya, ada hologram yang menandakan produk ini asli. Ini penting loh, karena di luaran sana ada yang menjual produk tiruan.




 

Tekstur:

Tekstur secara keseluruhan seperti lotion tapi lebih padat. Warnanya putih susuh. Tekstur scrubnya lebih halus dan nggak bikin perih atau iritasi di kulit. Sensasi lembut dan lembab di kulit langsung terasa, loh. Wanginya juga sangat lembut dan tahan lama.



 

Ingredients Scarlett Whitening Body Scrub:

Acrilic polimer, Triisopranol amin, Glycerin, Mineral oil, Cetyl Alcohol, Cetearyl alcohol, Propilen glycol, Glycol distearat, Dmdmhydantoin, Fragrance, Scrub, Glutathione, Water.

 

BPOM: NA 18190705488

 

Cara Pemakaian:

Ada dua cara memakai body scrub agar hasil yang didapat maksimal, yaitu:

Cara 1

Balurkan body scrub secara merata pada tubuh dalam kondisi belum terkena air (kering). Biarkan selama kurang lebih 2 sampai 3 menit. Lalu, gosok perlahan dan bilas hingga bersih.

 

Cara 2

Balurkan body scrub ke seluruh tubuh yang sudah dibasahi sebelumnya. Setelah itu,  gosok perlahan. Lalu, bilas hingga bersih.


  • Scarlett Whitening Body Shower

Nah, selain body scrub, aku juga nyobain produk body showernya, loh. Kali ini aku mencoba 3 varian Scarlett Body Shower, yaitu: Pomegrante, Cucumbar, dan Mango.


 

Saking penasarannya, aku coba ketiga-tiganya secara bergantian. Tapi, kalau aku sendiri jatuh cinta sama Scarlett Body Shower Pomegrante. Wangi parfumnya mewah. Selain itu wanginya tahan lama dan nempel ke baju, jadi kalaupun nggak pakai parfum, badan tuh tetap wangi dan segar sepajang hari, loh.

 

Kemasan:

Kemasannya berbeda sekali dengan produk body shower lainnya. Bentuknya lebih seperti botol minuman. Warnanya transparan jadi kita bisa langsung tahu isinya juga. Tutup kemasannya flip-flop berwarna putih. Ada tulisan emboss SCARLETT  di body kemasannya. Selain itu, ada sticker original yang menjadi penanda keaslian produknya.



Tekstur:

Tekstur body shower ini berbentuk gel dengan warna sesuai dengan variannya. Ada butiran kecil berwarna merah dan biru. Butiran ini berfungsi untuk mengangkat kulit mati. Busa yang dihasilkan cukup banyak. Sabun ini nggak lengket tapi juga nggak bikin kesat di kulit. Tapi, yang terpenting kulit menjadi lebih lembab dan halus. Selain itu, wangi dari body shower ini sangat bertahan lama menempel di kulit. Jadi, kayak pakai parfum gitu.



Ingredients:

Sodium Lauryl Sulfate, Sodium Lauryl Sulfate, Fatty Alcohol Sulfate, Coconut Diethanolmelamine, Coco Amido Propyl Betaine, Lauryl Betaine, Ethyl Diamin Tetra Acetic Acid, Glycol Distearat, Steareth-20 Methacrylate Copolymer, Dmdm Hydantoin, Glycerin, Fragrance, Beads A2 milicapsule, Glutathione, Water.

 

BPOM: NA 18180701928

 

Cara Pemakaian:

Sama seperti pemakaian shower scrub pada umumnya. Basahi tubuh lalu usapkan shower scrub ke seluruh tubuh (bisa langsung menggunakan tangan atau menggunakan shower puff). Setelah itu, bilas hingga bersih.


  • Scarlett Whitening Body Lotion





Produk terakhir yang aku coba dari rangkaian produk Scarlett Whitening Body Care ialah Fragrance Brightening Body Lotion. Untuk Body Lotion ini, aku nyoba varian Charming dan Romansa. Untuk yang charming warnanya ungu, sedangkan Romansa berwarna putih.

 

Sebenarnya dari awal aku penasaran dengan varian Charming yang katanya wanginya hampir sama dengan parfum Baccarat Rouge 540 Eau De yang berharga jutaan itu, loh. Hmmm… Menurutku sih emang wanginya beda dari body lotion kebanyakan.

 

Aku biasanya pakai secara bergantian. Kalau lagi butuh semangat, biasanya aku pakai yang varian charmin. Tapi kalau lagi butuh relaks sambil nulis atau pas mau tidur, aku paka yang varian Romansa. Wanginya lebih soft jadi bisa menghilangkan penat juga.

 

Kemasan:

Kemasan dari Body Lotion ini hampir mirip dengan Body Shower. Tapi yang berbeda ada pada tutup kemasannya yang didesain pumping. Selain itu ada lock-unclok system dan ada penyangga tutup juga yang membuat lotion tidak keluar. Jadi buat emak-emak yang punya krucil yang sangat kreatif seperti diriku J, ini sangat aman banget dari kekreatifan tangan mereka.

Sama seperti kemasan body shower, untuk kemasan body lotion ini pun terdapat emboss tulisan SCARLETT di badan kemasan. Ada sticker original yang menandakan keaslian produk.




 

Tekstur:

Tekstur dari body lotion ini tidak lengket dan tidak licin, tapi cenderung kesat. Cepat meresap di kulit dan wanginya sangat tahan lama. Menurutku, ketika kita memakainya setelah mandi, kulit akan terasa jauh lebih lembab dan lembut.




Ingredients:

Acrylic, polimer, Cetearyl Alcohol, Triisopropanol Amin, Propana 1-2-diol, Propane-1,2,3-triol, Methylchloroisothiazolinone, Methylisothiazolinone, Fragrance, Beads A2-milicapsule, Glutathione, Water

 

BPOM: NA 18190123882

 

Cara Pemakaian:

Usapkan body lotion ke seluruh tubuh setelah mandi. Gunakan 2 sampai 3 kali sehari.

 



Beneran nggak sih Scarlett bisa bikin kulit lebih putih?

Ya. Aku berani bilang Scarlett bisa benar-benar membuat kulit putih. Nggak pake bohong, lho. Aku sudah membuktikan sendiri dengan pemakaian selama kurang lebih 3 minggu. 

 

Apalagi kalau kita memakai rangkaian produk Scarlett semuanya, hasil yang didapat pun akan maksimal. Tidak sekadar putih, tapi juga kita dapat bonus wangi dan kulit jauh lebih lembab serta lembut. Kulit jadi lebih ternutrisi, loh.

 

Tapi, satu hal yang perlu diingat ya, kita harus memakai secara rutin dan tepat. Oleh karena itu, kita harus membaca dan memperhatikan cara penggunaannya terlebig dahulu.

 

Amankah produk Scarlett?

Kalau aku pribadi sebelum memilih produk, pasti yang dilihat apakah sudah terdaftar di BPOM atau belum. Karena ini sangat penting, dan aku yakin semua orang juga pasti akan berpikiran yang sama. Ketika satu produk itu sudah terdaftar di BPOM, artinya produk itu sudah teruji dan aman untuk digunakan.

 

Nah, nggak usah khawatir dengan produk Scarlett, karena semuanya sudah terdaftar di BPOM. Selain itu, produk Scarlett itu not tested on animal, loh.  Jadi, nggak ada alasan lagi deh untuk mencoba produk fenomenal ini J.

 

Harga?

Nggak perlu mahal kok untuk bisa mendapatkan kulit putih, sehat dan wangi. Seluruh produk Scarlett bisa didapatkan dengan harga yang sangat ramah, yaitu Rp 75.000,00 per satuan. Ada juga harga paket hemat yang 5 item, harganya Rp 300.000,00 (dapat box exclusive + free gift). Gimana, murahnya dan bonusnya kebangetan ya?

 

Oya, cara dapatinnya juga gampang banget. Ada banyak cara buat kita bisa order produk Scarlett, diantaranya:

  1. Chat Whatsapp Admin Scarlett : 087700163000
  2. Chat Official LINE : @scarlett_whitening
  3. Chat DM Instagram : @scarlett_whitenining
  4. Order di Shopee Official Shop : Scarlett_whitening

 



Nggak usah khawatir memesan produk Scarlett via online, karena dijamin aman. Boxnya itu rapi banget dan tentunya reusable, dibalut dengan bubble wrap yang tebal juga. So, tunggu apalagi, langsung deh order dan cobain rangkaian produk Scarlett Whitening Body Care. Kulit cerah, putih dan lembut jadi nyata.