Rabu, 11 Maret 2020

Fagetti, Marmer Berkualitas dengan Jenis dan Motif Unik

21.18 54 Comments


Fagetti, The Art if Natural Stone


Marmer, berasal dari bahasa Yunani, yaitu “mur’ atau “murmur” atau “murmurous” yang berarti batu mengkilap. Menurut bangsa Yunani, marmer itu memiliki makna batu yang masih suci dan murni sehingga mereka membuatnya menjadi monumen kuno yang masih berdiri hingga saat ini.

Marmer merupakan batuan kristalin yang berasal dari batu kapur atau dolomit. Marmer yang murni berwarna putih dan terutama disusun oleh mineral kalsit.

Marmer paling terkenal memiliki tambang di Tuscany, Italia, khususnya wilayah Carrara.

Ada beberapa jenis marmer, diantaranya:
  • Marmer mosaik Carrara

Marmer ini berasal dari Italy. Marmer ini memiliki desain yang elegan dan dapat digunakan untuk interior maupun eksterior. Carrara warna putih adalah jenis yang terkuat dibandingkan yang lain.

  • Marmer mosaik Emperedor

Marmer ini berasal dari Spanyol bagian selatan. Marmer ini sangat indah karena teksturnya yang padat dan keras serta terlihat sangat natural. Pilihan warnanya pun cenderung gelap dan berkesan elegan.

  • Marmer Calacatta

Marmer tipe ini sangat unik dengan warna abu-abu dan cream yang cocok diaplikasikan di lantai maupun meja karena perpaduan dari tipe Carrara dan Statuario.

  • Marmer Statuario

Marmer ini tekenal sangat mahal karena memiliki warna yang sangat putih dan hanya ada pada tempat tertentu sehingga keberadaannya sangat langka.

  • Marmer Crema Marvil

Marmer ini berasal dari Spanyol. Marmer ini memiliki warna cream dan ivory. Marmer Crema Marvil tidak mudah patah, sangat kinclong warnanya, gradasinya memiliki pori yang halus dan rapat, cepat menyerap cairan sehingga baik saat pemasangan karena kestabilan dalam segala kondisi dan cuaca ekstrim.

Di Indonesia sendiri, area pertambangan pertama kali ditemukan tahun 1934 oleh penjajah Belanda di sebuah desa yang bernama Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Saat ini ada beberapa daerah penghasil marmer yang terkenal di Indonesia, yaitu: Lampung, Tulungagung (Jawa Timur), Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bandung (Jawa Barat), Kalimantan, Bangka, Papua, Kupang, Poso, Sumatera Barat, dan Sulawesi Selatan.

Penghasil marmer tertua adalah Tulungagung. Sedangkan, penghasil marmer terbaik ialah Sulawesi Selatan.

Dengan banyaknya daerah penghasil marmer, maka sudah tidak aneh jika kita pun memiliki beberapa perusahaan tambang marmer. Selain perusahaan tambang marmer, ada juga supplier marmer, salah satunya adalah Fagetti.   


FAGETTI


Fagetti, The Art of Natural Stone


Fagetti merupakan produsen dan supplier batu alam grade premium di Indonesia. Fagetti dirintis sejak tahun 1986. Fagetti memiliki lebih dari 900 jenis batu alam dengan segala keunikannya. Portofolio batu alam yang dimiliki Fagetti diantaranya ialah:
  • mamer
  • onyx
  • granit
  • travertine
  • limestone.


Fagetti memiliki showroom dan pabrik seluas 23 hektare yang berlokasi di Cibitung, Bekasi. Selain itu Fagetti memiliki laboratorium sendiri untuk menguji kekuatan dan kualitas batu alam sebelum dikirimkan ke pelanggan.


PT. Fajar Gelora Inti atau yang lebih dikenal dengan Fagetti, yang merupakan buah pikir dan hasil cipta dan seorang yang sangat kreatif. Ferdinand Gumanti, pria yang dijuluki Master of Art Stone Asia dari Indonesia ini memang memiliki dedikasi tinggi terhadap batu alam. Atas kerja kerasnya, ia pun mendapat penghargaan prestisius dari Antica Libera Corporazione Dell’Arte Della Pietra, Italia sebagai Master of Art Stone tahun 2014.  Saat ini, Ferdinand Gumanti menjabat sebagai President Director di PT. Fajar Gelira Inti (Fagetti).

Fagetti mampu mengubah tampilan marmer menjadi lebih artistik. Beberapa kreasi marmer yang dapat dilakukan dengan teknologi Fagetti diantaranya:
  • Mengubah marmer menjadi tembus cahaya
  • Menciptakan tekstur pada marmer polos menjadi garis-garis atau bergelombang
  • Membentuk marmer dengan desain tiga dimensi (3D)
  • Menjadikan marmer sebagai artwork


Satu hal yang luar biasa, PT. Fajar Gelora Inti (Fagetti) menampilkan kejutan di Pameran Arsitektur Indonesia, Arch:ID yang berlangsung di ICE BSD City Tangerang pada tanggal 27-29 Februari 2020. Fagetti menampilkan teknologi marmer melayang.


Marmer Melayang
Produk Terbaru Fagetti, Marmer Melayang


Marmer bisa melayang? Bukannya marmer itu biasanya tebal? Terus, kekuatannya gimana?

Yap, dengan teknologi terbarunya, Fagetti mampu menghadirkan desain melayang pada batu marmer yang sebelumnya sangat jarang ditemukan. Tapi, nggak usah khawatir dengan kekuatannya, loh. Meskipun melayang, namun batu marmer Fagetti memiliki kekuatan yang dapat diandalkan.

Kualitas Fagetti memang tidak dapat diragukan lagi. Hal tersebut dapat terlihat dari banyaknya proyek yang telah dan sedang dilakukan. Proyek Fagetti tersebar di beberapa kota di Indonesia, diantaranya: Jakarta, Bali, Papua, Bandung, Medan, Pekanbaru, Yogyakarta, Surabaya, Batam, Semarang, dan Tangerang.

Beberapa perusahaan yang pernah bekerja sama dengan Fagetti ialah: Kompas, MNC Group, Agung Sedayu Group, Alfamidi, Sinarmas Land, Pulau Intan, Lippo Group, dan masih banyak lagi yang lainnya.







Selain itu, beberapa proyek yang telah mendapat sentuhan marner unik Fagetti ialah: Hyatt, Mandiri Club, Tunjungan Plaza, Kota Kasablanka, Menteng Park, Pondok Indah Residence, dan proyek-proyek lainnya yang tersebar di beberapa kota di Indonesia.





Berapa harga marmer Fagetti?
Rentang harga produk marmer yang diproduksi Fagetti, berkisar dari US$ 50 hingga US$ 3.000 per meter persegi (m2).

Apa kata mereka tentang Fagetti?
Kualitas Fagetti bukan sekadar iklan ataupun kata semata. Para klien yang telah menggunakan produk Fagetti merasa puas dengan marmer Fagetti.

“Fagetti punya range batu alam yang lengkap, mau yang excellent juga ada. Fagetti sangat mendukung kemewahan. Fagetti itu stok melimpah, pelayanan bagus, after sales bagus. Secara keseluruhan, belanja di Fagetti itu tenang, aman, puas. Di situ one stop shopping, sampai urusan makan pun kita nggak usah mikirin.”
(Sonny Nyono Riswondo; Pemiliki Golden Tulip Holland Resort Malang)

“Kualitas marmerya oke. Kita survey ke sana kemari, Fagetti tetap the best sih. Corak batunya beragam dan unik. Di tempat lain jenisnya bisa sama tapi uratnya tidak sama dengan Fagetti. Coraknya sudah pilihan kalau di Fagetti.”
(Mira Agusnani; Arsitek yang menggarap rumah mewah di Jakarta)

Fagetti pun lantas tidak berpuas diri dengan pencapaian yang telah diraih. Fagetti terus berinovasi dan melebarkan sayapnya. Hal itu terlihat dengan adanya keseriusan kerja sama antara Fagetti dengan Pemerintah Provinsi Aceh.

Presiden Direktur Fagetti, Ferdinand Gumanti menyambut baik kunjungan kerja Plt. Gubernur beserta para pejabat Pemprov Aceh ke pabrik Fagetti. Dalam kesempatan tersebut, Gumanti menyatakan perusahaannya siap bekerja sama untuk mengelola sumber daya alam (SDA) terutama batu alam di provinsi Aceh.

Gumanti juga memberikan gambaran tentang nilai investasi, infrastruktur, tekonologi, sumber daya manusia (SDM) serta strategi pemasaran yang diperlukan untuk mengembangkan bisnis pertambangan. Selain pembangunan pabrik, Gumanti menyarankan pengembangan bisnis tambang batu alam juga melibatkan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dengan modal yang relative kecil.

Dari sini terlihat jelas, Fagetti tidak melulu mengejar profit semata. Ada nilai-nilai positif lainnya, yaitu mengembangkan sumber daya manusianya. Seperti yang dijelaskan oleh Plt Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah MT, “Inti dari kerja sama ini bukan saja pembangunan pabrik yang nantinya akan berlokasi di Ladong, Aceh Besar, namun sekaligus pula melakukan transfer of knowledge kepada pemuda-pemudi Aceh dalam rangka peningkatan SDM di Aceh.”

Dengan pengalaman berpuluh-puluh tahun, produk marmer Fagetti memang memberikan warna tersendiri. Mulai dari teknologi yang digunakan, sampai kualitas barang yang tidak diragukan lagi. Fagetti memang batu alam yang memiliki sentuhan seni yang luar biasa. Fagetti is the art of natural stone.



Sumber tulisan dan gambar:
www.fagetti.com
www.marmerendum.wordpress.com
id.wikipedia.org/wiki/Marmer
www.rekreative.com/perkembangan-batu-marmer-di-Indonesia/

Kamis, 27 Februari 2020

Refleksi 4 Tahun Insan Bumi Mandiri: Menapaki Jejak Kebaikan di Pedalaman Indonesia

14.42 16 Comments


Sedekah itu tidaklah mengurangi harta. 


Pernahkah teman-teman mendengar kisah tentang sedekah salah alamat?
Dikisahkan pada suatu malam, ada seorang pria keluar rumah mencari orang yang akan menerima sedekahnya. Ia pun bertemu dengan seorang laki-laki yang dikiranya orang miskin. Tanpa pikir panjang, ia menyedekahkan hartanya.

Keesokan harinya, ramai diperbincangkan kalau semalam ada yang bersedekah. Tetapi, sedekahnya diberikan kepada seorang pencuri. Berita tersebut sampailah kepada laki-laki ahli sedekah tersebut. Ahli sedekah itu pun merasa gelisah dan bersedih. Dalam kesedihan dan kegelisahannya, ia pun mendoakan si pencuri tersebut.

Di malam berikutnya, karena merasa sedekah sebelumnya tidak akan diterima, ia pun keluar untuk mencari orang yang akan diberikan sedekah. Ia bertemu denan seorang wanita. Ia menyedekahkan hartanya.

Keesokan harinya, kembali tersebar kabar, kalau ada seorang yang bersedekah kepada seorang wanita pezina. Ahli sedekah itu mendengarnya. Ia bersedih dan memanjatkan doa untuk wanita pezina tersebut.

Di malam berikutnya, ia kembali berniat untuk bersedekah lagi karena merasa belum diterima sedekahnya. Ia bertemu dengan seseorang, lalu ia menyedekahkan hartanya.

Keesokan harinya, tersebar kabar kalau ada seseorang bersedekah kepada orang kaya raya. Lelaki ahli sedekah itu merasa sedih karena merasa sedekahnya tidak tepat sasaran. Ia kembali memanjatkan doa.

Tanpa sepengetahuan ahli sedekah itu, ternyata sedekah yang ia lakukan memberikan banyak hikmah kepada yang menerimanya. Setelah mendapat sedekah, si pencuri bertobat dan tidak mencuri lagi, wanita pezina pun berhenti menjadi pezina, dan orang kaya menjadi tergerak hatinya untuk bersedekah.

Apa yang bisa kita ambil pelajaran dari kisah di atas?
Tidak ada yang sia-sia dengan bersedekah. Kita tidak perlu ambil pusing dan banyak mikir untuk bersedekah. Ingat, matematika Allah itu berbeda dengan matematika makhluk.

Terkadang kita terlalu banyak mikir dan itung-itungan ketika akan bersedekah. Kita mencari alasan hanya untuk membenarkan kita menahan bersedekah. Ada merasa takut salah sasaran, ada merasa belum cukup harta, ada juga yang berpikir nunggu waktu yang tepat, dan bla…bla…bla…

Padahal, janji Allah pasti. Banyak dalil yang seharusnya membuat kita tertarik menjadi ahli sedekah.

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Q.S. Al-baqarah: 261)

Sudah sangat jelas sekali ayat tersebut menjelaskan keutamaan sedekah. Tapi, memang semuanya kembali kepada kita, apakah kita yakin atau tidak. Terkadang kita masih belum yakin dengan janji Allah.



Insan Bumi Mandiri




Insan Bumi Mandiri merupakan sebuah lembaga filantropi yang bergerak untuk membangun pedalaman Indonesia Timur. Beragam persoalan seperti akses transportasi, infrastruktur, kesehatan dan pendidikan menjadi fokus lembaga ini.

Misi dari Insan Bumi Mandiri ialah memberdayakan masyarakat untuk memperoleh derajat kehidupan tertinggi yang bisa diraih.

Bersama sahabat pedalaman, Insan Bumi Mandri membina yatim dan dhuafa sambil memberdayakan ibu dan keluarga.



Program Insan Bumi Mandiri



  • Pendidikan

Beasiswa, Bangunan Sekolah, Perpustakaan, Fasilitas Bagi Guru, dan lain-lain.

  • Keagamaan

Bangunan Masjid, Fasilitas Bagi Ustadz, Wakaf Al Quran, Perpustakaan Masjid, Qurban.

  • Pemberdayaan

Pendampingan Usaha, Pendampingan Koperasi.



Tanggal Berdiri

Insan Bumi Mandiri berdiri sejak tanggal 1 Februari 2016.



Izin Lembaga

Insan Bumi Mandiri merupakan lembaga filantropi yang sudah memiliki izin. Adapaun izin yang dimiliki diantaranya:

Akta Notaris: Nuryasin Abdul Djalal, SH tanggal 1 Februari 2016 No.1

Surat Keterangan Domisili: 03/DP/Kel.Anwet/1/2016

Terdaftar Dinsos no. 062/1496 – Dinsos

Keputusan Menkumham RI: AHU-0005947.AH.01.04. Tahun 2016

NPWP: 75.378.491.7.-429.000



Alamat Kantor

Jl. Setra Dago Barat No. 25, Antapani Kulon, Antapani, Kota Bandung, Jawa Barat 40291.
Telp. (022) 205 25184
        (+62) 813 2460 7225


Kelebihan Insan Bumi Mandiri
  • Langsung sampai pedalaman
  • Berdonasi lebih mudah dan nyaman

Refleksi 4 Tahun, Menapaki Jejak-Jejak Kebaikan




Selama 4 tahun melangkah, ada beberapa jejak kebaikan yang telah memberikan senyuman kebahagian bagi banyak orang, diantaranya:
  • 1.495 Hewan Qurban untuk Pedalaman





Tahun lalu, sebanyak 1.495 hewan qurban dari para donator #SahabatPedalaman berhasil disalurkan ke berbagai pedalaman. Tepatnya di 3 provinsi, yaitu: Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Sumatera Selatan.

  • Senyum di Wajah Aidil dan Putri





Aidil, gadis kecil yang berasal dari Desa Napal Licin, Kecamatan Ulu Ruwas, Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, mengalami Facial Cleft (wajah kurang sempurna). Kondisi ini membuat banyak indera di wajahnya tidak berfungsi, salah satunya mata yang tidak bisa melihat. Berkat bantuan dari donator, terkumpul 700 juta rupiah untuk pengobatan Aidil. Kini, Aidil dapat tersenyum kembali.

Putri, tinggal di pedalaman Cengal, Kab. Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan sudah dari lahir mengidap facial cleft. Ayahnya yang berprofesi sebagai petani membuat Putri harus mengubur keinginannya melakukan operasi wajahnya. Tapi, berkat uluran tangan sahabat, Putri bisa melakukan pemeriksaan awal dan CT Scan. Bulan Februari ini Putri akan menjalani operasi.

  • Rumah untuk Ramadin




Ramadin tinggal di Desa Parangina, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Ramadin yang sejak kecil ditinggal Ayah dan Ibu, harus tinggal di rumah yang hanya berdinding kayu. Selain itu, Ramadin pun harus tidur di samping kambing-kambing karena kecilnya rumah. Ramadin tinggal bersama Kakek Nenek.

Berkat bantuan #SahabatPedalaman, kini Ramadin memiliki  rumah layak huni. Selain itu, Ramadin pun diberikan bantuan berupa sembako dan pakaian baru.

  • Bangun Satu-satunya Masjid Desa di Pelosok Sumatera Selatan





Masjid yang berada di Dusun VI, Desa Jambu Rejo, Kab. Musi Rawas, Sumatera Selatan ini merupakan sattu-satunya tempat ibadah bagi umat Islam di sana. Namun, nahas, malam 29 April 2018 si jago merah melahap semua bangunan masjid, hingga tersisa puing-puing arang kerangka masjid. Atas kebaikan Sahabat, kini, masjid ini bisa kembali berdiri.


Selamat Milad Ke-4 Insan Bumi Mandiri

Usia 4 tahun belum bisa dikatakan lama. Saat ini, Insan Bumi Mandiri baru bertumbuh, masih belajar melangkah menapaki jejak kebaikan selangkah demi selangkah. Perjalanan kemanusiaan ini pastinya tidak mudah. Namun, tetap bertahan dan terus berusaha menebar kebaikan bersama para sahabat pedalaman, menjadi niat baik yang tetap terpatri.


Insan Bumi Mandiri tentu saja tidak bisa melangkah sendiri. Insan Bumi Mandiri membutuhkan ketulusan para Sahabat Pedalaman untuk saling bergandeng tangan mengukir senyum saudara-saudara kita.


Semoga saja, Insan Bumi Mandiri bisa terus menggerakkan kaki. Mungkin tak hanya sekadar berjalan, bahkan bisa berlari berbagi kebaikan kepada saudara-saudara kita di pedalaman. Mari kita sama-sama meninggalkan jejak-jeka kebaikan di bumi untuk bekal di kehidupan yang kekal kelak.



Rabu, 29 Januari 2020

Hanya Rindu

22.23 52 Comments

Sebelumnya saya hanya ingin mengatakan satu hal kepada siapapun yang membaca tulisan ini. Coretan ini bukan sekadar curhatan, tapi ini adalah terapi bagi saya. Jujur saja, selama 4 bulan terakhir ini saya merasa labil. Bibir boleh saja tersenyum, tapi dalam hati ini masih ada tangisan yang tak bisa hilang. Masih ada sesak dalam hati ketika mengingatnya lagi. Bukan karena saya tak menerima takdir, tapi rasa rindu yang belum sempat terobati. 


4 Oktober 2019
Tanggal ini tak akan pernah bisa saya lupakan. Seminggu sebelumnya saya mendapat kabar kalau Mamah dan Kakak ketiga akan datang ke Jember. Siapa yang tak senang akan bertemu dengan ibu sendiri setelah hampir satu tahun tidak jumpa?

Rasa sedih saya agak sedikit terobati karena sebulan lalu tidak bisa pulang ketika mendengar kabar Bapak meninggal. Ya, tepat Hari Raya Idul Adha, Bapak meninggalkan kami untuk selamanya. Saya tidak bisa melihat Bapak untuk terakhir kalinya karena suami dan kedua anak saya sedang sakit. Perjalanan Jember – Bandung bukanlah jarak dekat. Membawa dua balita dalam kondisi sakit memang terlalu beresiko.

Saat itu, saya sedih, kecewa, kesal karena tidak bisa pulang. Tapi, Mamah dan kakak-kakak saya pun memberikan saran untuk tidak memaksakan pulang. Mamah mengatakan doakan saja Bapak. Ah, rasanya ingin sekali berlari dan memeluk Bapak untuk terakhir kalinya.

Sepeninggal Bapak, Mamah memang terlihat berbeda. Mamah lebih memilih untuk tidur di ruang TV daripada di kamar. Setiap kali menelpon Mamah, selalu semuanya tentang Bapak yang diceritakan.

Melihat Mamah yang masih terus memikirkan Almarhum Bapak, kakak saya yang ketiga pun menawarkan untuk mengajak Mamah ke Jember. Mamah menyambutnya langsung. Mamah begitu bersemangat untuk ke Jember.

Awalnya kakak ingin memberikan kejutan dengan tidak memberikan kabar. Tapi, atas saran kakak kedua saya, akhirnya saya pun dikabari seminggu sebelumnya. Setelah mendapat kabar itu, saya menjadi jauh lebih bersemangat. Rasa rindu ingin bertemu dan bercerita dengan mamah akan terobati.

Kamis, 3 Oktober 2019, Mamah dan kakak saya pun berangkat menggunakan Kereta Api sore hari dari stasiun Kiaracondong, Bandung. Sesaat setelah naik, saya pun melakukan video call dengan Mamah, terlihat raut wajah senang. Bahkan beberapa kali Mamah mengatakan itu, “Mamah senang mau ke Jember. Ini pertama kali, loh.” Itulah yang diucapkan Mamah berulang-ulang.

Menurut cerita kakak, di sepanjang perjalanan Mamah banyak cerita. Selain itu, kakak pun mengajak Mamah untuk mencoba berbagai makanan yang ada di kereta. Bahkan, kakak sempat ditegur karena jajan terus. Tapi, memang niat kakak ingin membuat Mamah senang.

Singkat cerita, pagi hari tepatnya pukul 7, kereta yang ditumpangi Mamah pun tiba di Stasiun Gubeng Surabaya. Di Whatsapp Group keluarga, kakak selalu membagikan foto Mamah. Dan, itu menjadi bahan obrolan kami di group.

Setelah sampai, kakak pun mengajak Mamah sarapan. Mamah terlihat menikmati makanannya. Tidak biasanya, Mamah menyantap nasi pecel pesanannya sampai habis. Mamah terlihat sehat dan senang.

“Mamah ada kamar mandi bersih, kalau Mamah mau mandi, sambil nunggu kereta yang ke Jember.”
“Nggak ah, Mamah pengen mandi di rumah Neng Intan aja.”

Tepat pukul 9 pagi, kereta menuju Jember diberangkatkan. Mamah terus bertanya berapa jam lagi sampai di Jember. Mamah sepertinya sudah tidak sabar untuk tiba di Jember. Dan, itu pun yang saya rasakan. Beberapa kali saya menanyakan posisi Mamah sudah ada di mana.

Senyuman terakhir Mamah di Kereta menuju Jember


3 menit sebelum jadwal kereta berhenti di Stasiun Jember, saya mengirim WA menanyakan kabar Mamah dan memberi tahu kalau suami saya yang akan menjemput. Saking senangnya, sampai-sampai kata-kata saya di WA nggak nyambung, malah saya sempat diguyonin, ternyata penulis juga bisa salah nulis ya.

Di rumah, saya mempersiapkan makan siang. Tapi, saat sedang asyik menggoreng ikan, tiba-tiba suami saya menelpon.

“Neng jangan panik, Mamah pingsan dibawa ke klinik stasiun.”

Deg… Perasaan saya langsung tak menentu. Saya tinggalkan dapur dan duduk di runag tengah. Saya terus berdoa untuk kesembuhan Mamah. Tapi, entah kenapa ada sebersit pertanyaan dalam hati kecil saya, “Apa saya masih bisa bertemu Mamah?”

Telpon berbunyi lagi. Suami saya kembali menghubungi saya. Saya angkat telponnya, tapi tak ada satu kata pun yang terdengar, hanya tangisan.

Saya berteriak dan memaksa suami saya berbicara. Telepon ditutup. Namun, selang berapa menit, kembali berbunyi, “Neng Mamah udah nggak ada.”

Rasanya hati ini hancur. Semua rencana untuk memuliakan Mamah tak akan terwujud. Padahal saya dan suami sudah punya niat ingin membahagaikan Mamah di sini. Saya ingin mengajak kemana pun Mamah minta. Ya, selama 9 tahun merawat Bapak yang sakit memang membuat Mamah tidak pernah kemana-mana.

Man proposes, God disposes. Ya, pada akhirnya saya harus memahami ungkapan ini. Kita memang hanya bisa berencana, tapi Tuhan yang Maha Menentukan. Rencana hanya tinggal rencana.

Keinginan Mamah untuk mandi di rumah saya terpenuhi, tapi dimandikan oleh anak bungsunya ini. Keinginan Mamah untuk ke Jember terpenuhi meski hanya baru menapakkan kaki di Stasiun. Keinginan Mamah untuk naik kereta api terpenuhi, meski ini benar-benar yang pertama dan terakhir.

Innalillah wa inna ilaihi rooji’uun. Saya pun harus terus memahami maknanya. Ya, semua ini milik Allah dan akan kembali kepada Allah. Kita semua sayang Mamah, tapi Allah jauh lebih sayang Mamah. Kita semua ingin memuliakan Mamah, tapi Allah jauh akan memuliakan Mamah.

Bagi saya Mamah adalah panutan. Sosok istri yan selalu taat patuh kepada suami. Selalu menjadi sahabat, partner dan juga penenang bagi suami. Mamah juga sosok ibu yang luar biasa. Mamah selalu ada untuk kami. Saya belajar hidup dan kehidupan dari Mamah. Wanita hebat, sabar, setia, tak pernah mengeluh dan selalu berbagi itu telah pergi.

Mah, Neng kangen Mamah…

Mamah sama Kakak Azka. Jalan-jalan keliling Bandung 2 tahun yang lalu.



Teman-teman, kembali lagi, siapapun yang membaca tulisan ini, saya mohon doa untuk kedua orang tua saya yang sudah tiada. Dan, bagi siapa saja yang paham dengan ilmu psikologi, saya akan sangat membuka diri kalau teman-teman memberikan saran agar saya bisa bangkit. Karena sejak kejadian itu, saya mengalami trauma yang luar biasa.

Ya, saya mengalami rasa kehilangan dan ketakutan yang luar biasa. Ketika suami dan anak saya pulang telat dari masjid pun, badan saya tiba-tiba lemas dan langsung nangis. Saya juga butuh waktu satu bulan untuk bisa berani melewati Klinik dan Rumah Sakit tempat Almarhum Mamah dinyatakan sudah tidak ada.

Tulisan ini sarana terapi saya. Terima kasih sudah membacanya.

Rabu, 08 Januari 2020

Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash: Sensasi Mandi Parfum Mewah

21.24 51 Comments





Percaya nggak kalau saya tuh mandi bisa sampai 5 kali dalam sehari? Udah kayak jadwal sholat wajib aja ya?

Tapi, ini serius lho. Sejak tinggal di Kota Tembakau, saya jadi rajin banget mandi. Padahal dulu pas tinggal di Kota Kembang, ritual mandi hanya 2 kali sehari dan dalam satu kerlipan mata. Nah, kalau di Jember ini, kadang 5 kali sehari aja masih berasa kurang.

Sempat kepikiran sih, takut kulit jadi kering. Nah, untuk menyiasatinya, saya selalu menggunakan lotion pelembab setelah mandi. Dan, satu lagi, karena saya tuh paling suka wangi, jadi hukumnya wajib kalau habis mandi pakai parfum. Kebayang nggak parfum cepat habis hehehe…

Tapi, saya sekarang senang banget lho. Kenapa? Ternyata ada solusi yang bisa bikin kulit tidak kering dan ada bonusnya juga. Kita bisa merasakan wangi parfum setiap habis mandi. Pokoknya saya bisa mendapatkan sensasi mandi parfum yang belum pernah dirasakan sebelumnya. 


Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash

VITALIS. Siapa yang tidak mengenal brand satu ini. Aroma parfum mewah menjadi ciri khas ketika kita menyebut nama vitalis.

Vitalis sebagai market leader di pasar female fragrance memiliki expertise yang sangat tinggi dalam hal parfum. Vitalis sangat mengetahui trend dan olfactive (karakter) parfum yang sangat disuksi konsumen. Hal tersebut didapat dari hasil riset, studi dan eksperimen.

Pada pertengahan tahun 2019, Vitalis ingin membawa expertise-nya di bidang parfum ke dalam produk body wash. Kenapa harus body wash? Hmmm… Karena kebanyakan orang membeli produk body wash berdasarkan aroma parfumnya. Dan, Vitalis sangat memahami tentang parfum.

Selain aroma parfum, produk body wash yang paling banyak dicari ialah yang tidak membuat kulit kering. Oleh karena itu, Vitalis menambahkan High Quality Moisturizer. Dengan kandungan ini, kelembaban kulit akan tetap terjaga setelah menggunakan Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash.

3 Varian Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash

Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash memiliki tiga pilihan varian dengan extra benefit yang berbeda pada tiap pilihannya. Ketiga varian tersebut ialah:
  • White Glow




White Glow memberikan manfaat Skin Brightening untuk kulit terlihat lebih cerah, terasa halus dan lembut.

Aroma parfum yang digunakan pada varian ini memiliki top note dengan aroma fruity dari paduan manisnya Cherry dan Raspberry, disusul dengan wangi Marshmallow dan Gardenia yang lembut dan elegan, dibungkus dengan kombinasi Woody dan Suede yang glamour dan long lasting.

Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash White Glow juga diperkaya dengan ekstrak Licorice dan susu, yang membantu merawat kulit hingga tampak bersih dan bersinar.


  • Fresh Dazzle



Fresh Dazzle memberikan manfaat Skin Refreshing untuk kulit terasa segar, halus dan lembut.
Parfum yang digunakan pada varian ini diawali dengan segarnya wangi Bergamot, diikuti wangi Floral Bouquet yang elegan dan feminine dan disukai wanita, ditutup dengan Musk Amber yang long lasting.
Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash Fresh Dazzle diperkaya dengan ekstrak Yuzu Orange dan Anti Oksidan dari Green Tea, yang menjaga kulit terasa lebih bersih, wangi, segar dan terawat.


  • Soft Beauty


Soft Beauty memberikan manfaat Skin Nourishing untuk kulit terasa halus, lembut dan terawat.

Parfumnya dibuka dengan wangi segar yang clean dari Fruity Aldehydic, dilanjutkan dengan wangi Rose dan Violet yang feminine, diakhiri dengan manisnya Tonka Bean dan Sandalwood yang premium.

Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash Soft Beauty, diperkaya dengan ekstrak Avocado dan Vitamin E, untuk membantu menjaga kulit tetap terasa kenyal, halus dan lembut.


Nah, itu dia 3 varian dari Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash. Kalau saya suka tiga-tiganya. Hmmm... Pemakaiannya tergantung situasi. Kalau badan teras lelah, habis panas-panasan, terus pingin relax, biasanya saya pakai yang Fresh Dazzle. Setelah mandi, badan terasa segar. Tapi, jujur ya nih, setelah mandi pakai Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash, biasanya mood bakalan jadi lebih enak. Apalagi aroma parfumnya itu, euhhh bikin tambah semangat.


2 Kelebihan Lain Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash

  • Halal




Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash telah mendapatkan sertifikasi halal dari MUI. Jadi kita tidak perlu khawatir ketika menggunakannya. Labelnya tertera jelas di bagian belakang kemasan body wash ini.

Bagi saya dan pastinya teman-teman muslim, kehalalan itu sangat penting. Apalagi produk ini dipakai kita sehari-hari. Kita akan jauh lebih tenang ketika menggunakannya. 

  • Tutup Kemasan Unik dan Aman





Ada yang beda dari kemasan Vitalis Moisturizing Body Wash. Awalnya saya juga bingung bagaimana membuka tutup botol body wash ini. Eh, ternyata kemasannya didesain unik. Kita hanya perlu menekan tutup botol, dan sabun bisa keluar sesuai dengan takaran yang kita inginkan. Desain tutup botol seperti ini pun membuat jauh lebih aman ketika terjatuh. Isi dari kemasan tidak mudah tumpah. 

Pengalaman pribadi saya yang punya dua anak balita, kadang suka penasaran dengan barang baru. Nah, ada kejadian, anak pertama saya membuka tutup botolnya dan jatuh. Tapi, ternyata tidak ada satu tetes pun yang keluar dari kemasannya. Jadi, saya nggak perlu menaikkan suara satu oktaf deh hehehe... 


Sekilas Tentang PT. Unza Vitalis

Memang tidak bisa diragukan lagi kualitas Vitalis body Wash ini. Vitalis Perfumed Moisturizing Body wash ini merupakan salah satu produk dari PT. Unza Vitalis.

PT. UNZA VITALIS merupakan produsen produk perawatab kulit dan tubuh serta fragrance dengan merek-merek ternama. Kita pastinya tahu dengan VITALIS, SUMBER AYU, IZZI, ENCHANTEUR, ROMANO, DOREMI, SAFI dan BIO ESSENCE. Saat ini, PT. Unza Vitalis memimpin pasar Indonesia di kategori fragrance.

PT. UNZA VITALIS adalah bagian dari Wipro Consumer Care & Lighting Group, salah satu produsen dan pemasar produk perawatan tubuh terkemuka di Asia Tenggara dengan merek-merek yang difokuskan untuk jutaan konsumen di Asia. Wipro Consumer & Lighting Group memproduksi dan memasarkan lebih dari 24 merek unggulan di 50 negara diantaranya terdapat di Asia Tenggara, China, India dan sekitarnya.  

Jadi, memang Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash benar-benar produk berkualitas. Selain memiliki memiliki “Superior Parfum”, Vitalis Body Wash juga mempunyai skin benefit yang baik dan disesuaikan dengan kebutuhan kulit wanita Indonesia. Tidak hanya itu, dengan menggunakan Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash, kita akan mendapatkan pengalaman mandi parfum yang tidak pernah dirasakan sebelumnya. Wangi parfum glamor benar-benar akan kita dapatkan.

Dengan Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash, menjadikan wanita Indonesia jauh lebih percaya diri dan bersemangat dalam meraih mimpinya. Vitalis, pancarkan pesonamu, raih bintangmu.