Follow Us @soratemplates

Friday, September 23, 2022

Untung Ada Gojek, Aplikasi Pintar di Era Digital

September 23, 2022 0 Comments

 

 

gojek indonesia


Ngomong-ngomong soal Gojek, aku punya banyak cerita bersama aplikasi pintar ini. Salah satunya di saat aku melahirkan anak kedua. Tahun 2018, tepatnya di bulan Ramadan, aku melahirkan anak kedua. Saat itu, kami memang belum memiliki kendaraaan roda empat.

 

Kontraksi sudah terasa mulai dari setelah sholat tarawih hingga waktu sahur. Suami pun memutuskan untuk segera membawa ke Rumah Sakit. Saat itu, anak pertamaku masih berusia 3,5 tahun. Jadi, kami pun memutuskan untuk memesan mobil melalui aplikasi Gojek.

 

Bersyukur banget drivernya sangat ramah dan juga baik. Ia bahkan membawakan barang-barang milik kami ke dalam Rumah Sakit. Ia pun memastikan kondisiku di sepanjang perjalanan.

 

Ternyata, aku harus menunggu karena masih pembukaan dua. Aku dibawa ke ruang persiapan melahirkan. Sedangkan anak pertamaku menunggu di ruang tunggu Rumah Sakit bersama ibu mertuaku. Aturan Rumah Sakit memang tidak membolehkan anak-anak masuk ke ruangan bersalin.  Jujur, saat itu adalah kali pertamaku tidak bersama anak pertamaku.

 

Hingga siang menjelang, aku masih belum diberi tindakan apapun karena masih pembukaan empat. Aku pun langsung menyuruh suami untuk memesan makanan kesukaan anak pertamaku. Tanpa harus pergi kemana-mana, suamiku langsung memesan makanan melalui aplikasi GoFood. Senang rasanya ketika aku video call dan melihat ia makan dengan lahap, meski aku tak kuasa menahan air mata.

 

Syukur alhamdulillah tepat adzan ashar berkumandang, anak keduaku pun lahir dengan selamat dan sehat. Keesokan harinya aku diperbolehkan pulang ke rumah. Kembali lagi, aku dipertemukan dengan driver Gojek yang sangat ramah. Ia tahu kalau aku baru saja melahirkan, jadi menjalankan mobilnya pun dengan sangat hati-hati.

 

Dua minggu setelah melahirkan, ternyata suami harus dinas luar kota. Sebenarnya sudah menjadi hal yang biasa kalau ia ditugaskan ke luar kota. Tapi, karena saat itu aku baru saja lahiran, jadi aku agak sedikit khawatir ditinggal selama 3 hari. Meskipun ada ibu mertua yang menemaniku selama suami pergi ke luar kota, tapi tetap ada perasaan khawatir karena tidak ada suami di rumah.

 

Dan, ternyata drama pun dimulai. Tiba-tiba saja aku mendapat pesan di WA messenger kalau ibu-ibu di sekitar rumah akan datang berkunjung.  Mereka ingin melihat bayi dan memang bulan itu, bertepatan dengan bagian di rumahku untuk mengadakan acara DAMA.

 

Tanpa pikir Panjang aku pun mengiyakan. Aku langsung memesan makanan melalui aplikasi GoFood. Aku pikir, meskipun aku melahirkan secara normal, tapi aku belum kuat untuk menyajikan makanan sendiri untuk tamu sebanyak itu.

 

Entah hari itu aura rumahku sangat kuat kali ya hehehe… Setelah aku mengiyakan untuk mempersilakan ibu-ibu tetangga sekitar rumah untuk datang berkunjung. Tiba-tiba ada telepon dari kakak iparku, ia mengatakan kalau rombongan tetangga dari tempat tinggal ibu mertua sedang dalam perjalanan menuju rumahku untuk melihat bayi.

 

Aku menghela napas panjang dan mencoba tersenyum. Kehadiran tamu itu rezeki, pikirku. Karena persediaan camilan untuk tamu sepertinya tidak akan cukup untuk tamu sebanyak itu, aku pun meminta izin kepada ibu mertua untuk pergi ke pasar di dekat rumah. Beliau mengizinkan, tapi aku tidak boleh mengendari sepeda motor sendiri. Aku pun memesan Gojek karena anak pertamaku pun ingin ikut.

 

Untuk makan besarnya, aku memutuskan untuk memesan makanan melalaui GoFood saja. Karena memang aku masih belum kuat untuk memasak makanan untuk orang sebanyak itu. Baru saja aku membuka aplikasi Gojek, untuk melihat makanan yang pantas untuk disajikan, ternyata Pak Lek memberi kabar sedang dalam perjalanan menuju rumahku. Aku dan ibu mertua tertawa. Di hari itu, rumah kami benar-benar sedang mendapat rezeki tamu yang luar biasa.

 

Dan, ternyata semua tamu itu datang hampir berbarengan. Meskipun aku harus mengkondisikan kembali tamu ibu-ibu tetangga di sekitar rumah. Aku meminta mereka datang agak sore, agar tidak terlalu penuh sesak juga di rumah kami yang tidak sebegitu besar.

 

Ketika rombongan tamu dari luar kota datang, aku langsung memesan makanan sebanyak orang yang datang. Untunglah pesan makanan online melalui aplikasi GoFood itu cepat dan nggak ribet. Melihat para tamu makan dengan lahap, hilang sudah rasa lelah.


Setelah tamu dari luar kota pulang, berganti dengan ibu-ibu DAMA.  Aku pun sudah memesan makanan melalui GoFood

Oya, setelah tamu ibu-ibu DAMA pulang, ternyata aku menerima telepon dari nomor yang tidak aku kenal. Ternyata sepupu dari ibu mertuaku mau datang berkunjung malam itu. Untunglah tadi aku sempai memesan camilan lebih dari masih ada yang bisa dihidangkan.

 

Sampai saat ini, kalau ingat kejadian waktu itu, suka senyum-senyum sendiri. Aku bersyukur hidup di era digital. Coba bayangkan, aku seorang ibu yang baru saja melahirkan di tanah rantau, jauh dari keluarga dan hanya ada ibu mertua, harus menjamu tamu sebanyak itu dalam waktu bersamaan.

 

Oya, kejadian terakhir dua minggu yang lalu. Aku harus istirahat total selama seminggu. Setelah demam tinggi 4 hari dan setelah cek lab, ternyata aku terkena gejala thypus. Tentu bukan hal yang mudah menjalani sakit ketika sudah menjadi seorang ibu, dengan 2 anak yang masih kecil-kecil. Dan, hal yang wajar kalau anak laki-laki itu lebih cepat lapar. Tapi, suamiku mengatakan selama ada GoFood, semua aman. Kami pun bisa dengan mudah pesan makanan online.


GoFood pesan makanan online


 

Untung ada Gojek. Pesan makanan online melalui aplikasi GoFood itu semudah menjentikkan jari, pesan ojek online hanya dengan mengklik GoRide, dan masih banyak manfaat yang dirasakan dengan kehadiran Gojek. Hidup terasa lebih mudah dan cepat. Menurutku, Gojek itu benar-benar menjadi solusi di era disrupsi.

 

Gojek Hadir Sebagai Solusi di Era Disrupsi


pesan ojek online



Berawal di tahun 2010, 20 ojek, 1 call center dan 1 misi untuk menyelesaikan masalah masyarakat Indonesia. Gojek membuat jalanan Jakarta menjadi lautan hijau.

 

2015

Di tahun ini, aplikasi Gojek mulai dibuat. Ada kenaikan pesanan dari 3,000 per hari menjadi 10,000 per hari. Lalu, dimulailah ekspansi ke luar kota. Tidak hanya itu, Gojek pun melihat ekspansi ke ranah pesan antar makanan, penjualan tiket, dan lain-lain. Gojek mendapat pendanaan series A.

 

2016

Gojek menjadi perusahaan unicorn pertama di Indonesia. Kenaikan pesanan 300,000 per hari. Lebih dari 30,000 difabel bergabung dengan Gojek.

 

2017

Peringkat 17 diantara 20 perusahaan yang mengubah dunia versi Forbes. Tumbuh 3,600x lipat dalam 18 bulan. Salah satu pertumbuhan tercepat di dunia.

 

2018

Ekspansi ke Vietnam dan Thailand. Pesanan per hari naik lagi menjadi 100 juta per hari. Transaksi terus bertumbuh sampai 1,100x lipat.

 

2019

Dapat penghargaan Fortune’s Favorite lagi. Gojek memiliki lebih dari 20 produk, 2 juta mitra driver, pendanaan series F dari Google, Tencent, JD.com, dan Mitsubishi.

 

2020

Menyatukan aplikasi Gojek di Indonesia, Singapura, Thailand dan Vietnam. GoFood menjadi aplikasi paling berguna dan ramah pengguna di dunia selama pandemi. Aplikasi Gojek diunduh lebih dari 190 juta kali.

 

2021

Gojek dan Tokopedia bergabung menjadi GoTo, perusahaan teknologi terbesar di Indonesia dan menjadi ekosistem “go to” buat semua kebutuhan sehari-hari.

 

Aplikasi karya anak bangsa ini memang patut diacungi jempol. Hadir sebagai solusi dari permasalahan besar negeri ini. Bahkan di saat pandemi pun, bisa menjadi solusi cerdas untuk bisa tetap bertahan. Gojek, tetaplah hadir menjadi solusi bagi negeri.


Kalau kalian punya cerita apa bersama Gojek? Yuk, berbagi di sini! 😊😊

Sunday, August 21, 2022

Oreo 110th Birthday Celebration: Selalu Ada Keceriaan dalam Kebersamaan

August 21, 2022 0 Comments

 

ulang tahun oreo ke 110




“The memories we make with our family is everything”

(Candace Cameron Bure)

 

Masih ingatkah momen kita diantar pertama kali ke sekolah?

Masih ingatkan ketika bermain bersama Ayah Ibu saat masih kecil?

Masih ingatkah ketika Ibu kita membacakan cerita sebelum tidur?

Masih ingatkah ketika makan bersama Ayah, Ibu, Kakak dan juga Adik?

 

Saya yakin setiap momen itu akan terekam jelas. Kita tidak akan bisa menghapus setiap kenangan manis bersama keluarga yang sudah terpatri di otak kita. Bahkan setiap detailnya pun bisa kita jelaskan, mulai dari baju yang dipakai, makanan yang sempat menjadi rebutan antara kakak adik, atau mungkin hari dan jamnya.

 

Bersama keluarga itu bukan sekadar berkumpul, tapi kita sedang sama-sama melukis cerita dengan warna yang berbeda, tapi saling memberi arti. Selalu ada kisah yang sulit terlupakan. Selalu ada cerita yang akan menjadi kenangan terindah.

 

Saya dan suami sangat sadar kalau waktu itu tidak bisa diputar. Time flies so fast. Anak-anak akan terus bertumbuh, dan kami pun akan menua. Jika kita tidak menginvestasikan waktu bersama mereka, kenangan apa yang akan kita tuang di alam bawah sadarnya?

 

Karena alasan itulah, berkumpul sambil bercerita, bercanda dan juga tertawa bersama menjadi sebuah keharusan untuk ditunaikan. Tak perlu tempat yang mewah dan makanan minuman mahal. Karena yang terpenting bukan dimana dan apa, tapi dengan siapa.

 

Kumpul Keluarga Lebih Seru Sambil Ngemil Oreo!

Wish Oreo 110


Oreo. Diputar, dijilat terus dicelupin. Hayo, pastinya familiar sekali dengan tagline itu, kan?

 

Ngomongin Oreo, ini tuh camilan favorit kedua anakku. Kalau kakaknya suka semua varian, sedangkan adiknya lebih suka yang soft cake. Setiap kali diajak ke minimarket dekat rumah, pasti pilihnya Oreo. Setiap kali ada varian baru dari Oreo, pasti dia dulu yang cerita ke orang rumah, termasuk Oreo Birthday Cake Flavor.

 

Minggu kemarin tuh dengan kemampuan lobby tingkat dewa, anak pertamaku mulai berceritalah kalau ada varian baru dari Oreo. Untung emaknya sudah paham karakter anak Koleris ini. Sebenarnya nggak ada masalah sih dengan camilan ini, malah aku dan ayahnya juga sering menawarkan dan menjadikannya salah satu pilihan kudapan untuk bekal sekolah. Tapi, karena kondisi dia yang sedang batuk pilek, jadi saran dari dokter untuk stop dulu semua yang berbau coklat. Jadi saat itu, aku hanya membolehkan membeli Oreo Soft Cake Cheese saja.

 

Tapi, aku jadi kepikiran juga sih, mendengar ceritanya tentang varian baru Oreo ini. Sebagai pecinta Oreo, pasti dia akan mempresentasikan Oreo Birthday Cake ini dengan sempurna agar mendapat ACC dari emaknya. Setiap hari yang diobrolin selalu Oreo Birthday Cake Flavor. Rasanya pengen langsung mengangguk dan luluh aja. Namun, aku tahan dan janji dalam hati jika ia sudah sembuh, aku akan menghadiahkannya Oreo Birthday Cake Flavor.

 

Sebagai anak yang salah satu bahasa cintanya itu hadiah, pastinya ia senang banget dong dikasih Oreo Birthday Cake Flavor. Dan, nggak hanya dia aja yang suka, semua orang di rumah juga jatuh cinta sama Oreo Birthday Cake Flavor ini.

 

Memang kayaknya nggak berlebihan sih ya, kalau Oreo ini camilan yang bisa menjadi pemersatu anggota keluarga. Camilan enak yang menjadi favorit dari generasi ke generasi.

 

Kalau anak-anakku suka semua varian Oreo. Rasanya ada yang kurang kalau lagi bareng-bareng atau travelling kemanapun, Oreo is a must. Camilan ini kayaknya wajib ada di list camilan Kakak dan Adik.

 

Biasanya selain dimakan langsung, anak-anak juga suka minta kreasi camilan dari Oreo. Selain bisa jadi pilihan untuk menikmati Oreo, membuat camilan barenag anak-anak juga bisa dijadikan momen menjalin kelekatan dengan buah hati. Meskipun riweuh, tapi seru juga loh.

 

Ini dia salah satu kreasi camilan dari Oreo:

Ulang Tahun Oreo
Oreo Cake by Intan Daswan


Oreo Cake

Bahan:

Oreo (varian apa saja)

Susu Cair

 

Cara membuat:

Pisahkan Biskuit Oreo dengan krimnya

Hancurkan biscuit Oreo hingga lembut

Tambahkan susu kedalam biscuit yang sudah dihaluskan

Kukus adonan kurang lebih 15 – 20 menit

Setelah dingin oleskan krim Oreo yang sebelumnya sudah diberi campuran sedikit susu cair.

Hias sesuai dengan selera.

Oreo Cake siap disajikan.

Ulang Tahun ke-110 Oreo

 


Gimana? Gampang banget, kan?

Dijamin pasti anak-anak suka. Rasa yang khas dari Biskuit Oreo dipadukan dengan susu, pastinya akan menjadi camilan favorit keluarga.

 

Ulang Tahun Ke-110, Oreo Hadirkan Rangkaian Keseruan Perayaan #WishOreo110 

taken from: ibuibudoyannulis.com


Oreo, biskuit nomor 1 di dunia dan ditemukan di lebih dari 100 negara senantiasa berkomitmen untuk senantiasa hadir menciptakan momen keseruan bersama keluarga. Di tahun ini, Oreo merayakan ulang tahun ke 110. Wow! 110 tahun.

 

Di usia ke-110 tahun ini, Oreo mengajak keluarga Indonesia untuk merayakan ulang tahun dengan menghadirkan keseruan tiada henti melalui perayaan #WishOreo110.

 

Salah satu keseruan #UlangTahunOreo yang dihadirkan ialah peluncuran produk terbaru varian spesial ulang tahun Oreo “Birthday Cake Flavor” dengan tampilan biskuit khas Oreo yang bertabur sprinkle warna-warni di dalamnya dan desain kemasan menarik. Oreo Birthday Cake Flavor bisa didapatkan di supermarket, minimarket dan toko-toko terdekat.

 

Oreo pun menghadirkan fitur AR (Augmented Reality) yang bisa langsung didapatkan dengan cara memindai kode QR pada kemasan produk baru varian spesial ulang tahun Oreo “Birthday Cake Flavor” dan akan langsung terhubung pada fitur instagram filter di laman akun instagram Oreo.

oreo birthday cake flavor

 

Oreo ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama merayakan keseruan #WishOreo110 dengan meniup 110 lilin dimanapun mereka berada. Bagi 110 orang yang berhasil meniup 110 lilin menggunakan fitur AR (Augmented Reality) akan mendapatkan hadiah menarik dari Oreo.

 

Selain dua keseruan di atas, kemeriahan ulang tahun Oreo berlanjut dengan kolaborasi spesial dengan beberapa F&B Merchant ternama, seperti Bitter Sweet by Najla. Di kemeriahan #WishOreo110 ini, kolaborasi apik ini menghadirkan dessert box special bertajuk cookies and cream special anniversary.

 

Oreo 110th Birthday Celebration

Rangkaian perayaan ulang tahun Oreo ke-110 kali ini diharapkan dapat menjadi yang seru dan kemeriahannya dapat diharapkan oleh keluarga Indonesia. Sesuai dengan tujuan Oreo untuk senantiasa menciptakan momen keseruan bagi keluarga di seluruh dunia, sejak hadirnya Oreo selalu konsisten dengan misi spark playful connection.

 

Oya, di #UlangTahunOreo ini, saya mau ngasih pantun untuk Oreo. Sebagai tanda terima kasih karena sudah hadir memberikan keceriaan dalam setiap momen kebersamaan dengan keluarga tercinta.

 

Di TV ada upin ipin

Program acara yang selalu dinanti

Dibuka dijilat dicelupin

Tagline Oreo yang selalu di hati

 

Sore-sore pergi ke toko

Sekadar untuk update fashion

Selamat ulang tahun oreo

Always spark playful connection



Monday, July 18, 2022

Aqiqah Nurul Hayat: Aqiqah Pilihan Keluarga Indonesia

July 18, 2022 0 Comments

aqiqah keluarga indonesia

 


Aqiqah Nurul Hayat, Aqiqah Keluarga Indonesia. Mendengar kata Nurul Hayat, sangat familiar sekali di telinga. Pada akhir tahun 2015, sejak pertama kali menginjakkan kaki di Kota Tembakau, dengan izin Allah kami dipertemukan dengan Nurul Hayat. Senang sekali bisa mengenal NH, jadi kami bisa meneruskan kebiasaan sedekah shubuh di kota sebelumnya.

 

Syukur Alhamdulillah, sampai saat ini kami berjodoh dengan Nurul Hayat. Lembaga ini sangat amanah dan menjaga transparansi. Selain memfasilitasi kami untuk bersedekah, ternyata ada manfaat lain yang didapatkan dengan mengenal NH, dari mulai info kajian yang sesekali kami ikuti hingga layanan aqiqah untuk putra kedua kami.

 

Ya, pada tahun 2018, kami diamanahi putra kedua. Beberapa minggu sebelum lahiran, saya dan suami mulai mencari informasi layanan aqiqah di Kota Jember. Tentu saja yang kami cari ialah lembaga yang amanah dan pastinya harus sesuai dengan syariat.

 

Sebagai perantau dan jauh dari keluarga besar tentu saja kami harus bisa melakukan apapun sendiri, termasuk acara aqiqah. Tapi, kami belajar dari pengalaman aqiqah putra pertama, di kota sebelumnya, kami memang lebih memilih lembaga yang bisa menyediakan fasilitas aqiqah. Alasannya sederhana, kami tidak ingin merepotkan banyak orang, dan lebih yakin karena pastinya sesuai syariat ketika penyembelihannya dan proses memasaknya.

 

Setelah mendapat sedikit informasi dari petugas Nurul Hayat yang biasa datang setiap bulan, saya dan suami pun yakin untuk memesan layanan Aqiqah Nurul Hayat. Setelah itu, kami segera mencari tahu informasi lebih lengkap melalui nomor telepon yang telah diberikan. Akhirnya, kami menyatakan niat untuk memesan layanan Aqiqah Nurul Hayat.

 

29 Mei 2018, Alhamdulillah, putra kedua kami lahir dengan selamat. Tepat 7 hari setelah kelahirannya, kami pun langsung menghubungi kembali Nurul Hayat untuk memastikan pesanan aqiqah. Alhamdulillah, dari mulai pemesanan sampai selesai, petugas Aqiqah Nurul Hayat sangat amanah. Padahal, saat itu, kami meminta untuk dikirim ke dua tempat, rumah dan juga kantor. Tapi, kami bisa mendapatkan pelayanan tersebut tanpa biaya tambahan. Selain itu, pengirimannya pun sesuai dengan waktu yang kami minta.


pelopor aqiqah siap saji
Anak kedua kami telah tertunaikan aqiqahnya :) 

Untuk menu dan juga rasanya pun, kata orang-orang yang menerima hidangan aqiqah, sangat enak. Bersyukur, kami telah memutuskan untuk memilih layanan aqiqah di Nurul Hayat. Kami sangat puas dengan layanan Aqiqah Nurul Hayat.

 

Sekilas Tentang Aqiqah Nurul Hayat

Aqiqah Nurul Hayat, Aqiqah Keluarga Indonesia. Rasanya tidak berlebihan kata-kata itu disematkan. Sudah banyak testimoni positif yang merasa puas dengan layanan yang diberikan.

 

Aqiqah Nurul Hayat dikenal sebagai “PELOPOR AQIQAH SIAP SAJI”. Berdiri tahun 2003 sebagai unit usaha Pondok Pesantren Nurul Hayat. Sejak saat itu Aqiqah Nurul Hayat bertumbuh dengan puluhan ribu layanan Aqiqah setiap tahunnya. Tersebar di 30 lebih cabang di Indonesia. Terjamin karena bersertifikat halal MUI. Mendapat rekor MURI. Menjadi langganan masyarakat, tokoh dan artis.

 

Mengapa Pilih Aqiqah Nurul Hayat?

Sebagai salah seorang yang pernah merasakan layanan Aqiqah Nurul Hayat, ada 3 alasan mengapa memilih Aqiqah Nurul Hayat, yaitu:

Terbukti

Aqiqah Nurul Hayat berpengalaman dan telah dipercaya puluhan ribu pelanggan. Membantu ibadah aqiqah ummat lebih dari 3000 kambing setiap bulannya dan terdistribusi hingga 60 kota di seluruh Indonesia.

 

Sesuai Syariat

Pilihan hewan, proses penyembelihan dan masak dijamin memenuhi syarat sahnya aqiqah dan telah tersertifikasi HALAL dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

 

Bernilai Sedekah

Aqiqah kita insya Allah semakin berkah karena semua keuntungan penjualan digunakan untuk mendukung program dakwah dan sosial Nurul Hayat. Hanya di Aqiqah Nurul Hayat, kita bisa beraqiqah sekaligus bernilai sedekah.

  

Sebagai pelopor aqiqah siap saji, Aqiqah Nurul Hayat sudah memiliki banyak cabang di beberapa kota di Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jakarta, Banten, Yogyakarta, Kalimantan, dan Sulawesi.

 

Untuk harganya pun bisa disesuaikan dengan kantong kita sendiri. Terdapat 5 pilihan, diantaranya: Platinum, Istimewa, Super, Puas, dan juga Tasyakuran (untuk paket ini belum sah digunakan untuk aqiqah).

 

Kita pun bisa mengambil layanan plus Nasi Kotak agar lebih praktis. Jumlah maksimal kotakan berbeda-beda untuk setiap tipe, yaitu: Platinum (3 menu – 90 kotak /2 menu – 180 kotak), Istimewa (3 menu – 70 kotak / 2 menu – 140 kotak), Super (3 menu – 50 kotak / 2 menu – 100 kotak), Puas (3 menu – 40 kotak / 2 menu – 80 kotak).

 

Oya, ada yang baru di Layanan Aqiqah Nurul hayat, yaitu:

New look Kartu Ucapan dan Risalah Aqiqah

Kartu Ucapan dan Risalah Aqiqah tampil lebih kekinian dengan versi digital. Kita bisa membaca Risalah Aqiqah hanya dengan scan barcode yang ada di belakang Kartu Ucapan.

 





Free Boneka QIQO

Untuk setiap pemesanan Layanan Aqiqah tipe apapun, akan mendapat boneka QIQO secara gratis tanpa syarat.

 




Boneka Kambing (Qiqo) punya Adek masih suka diajak main :)

Layanan Aqiqah Nurul Hayat selalu memberikan yang terbaik untuk keluarga Indonesia. Jadi momen aqiqah buah hati tercinta menjadi lebih bermakna dan tak terlupakan. Tidak ada alasan untuk tidak memilih Layanan Aqiqah Nurul Hayat, Aqiqah Pilihan Keluarga Indonesia.


Sunday, July 17, 2022

IndiHome: Sahabat Orang Tua Membersamai Generasi Alpha

July 17, 2022 0 Comments

IndiHome internetnya Indonesia

 


Pernah mendengar kata-kata di atas? Hmmm… Bagi saya dan suami, gadget itu bukan musuh, internet itu bukan monster. Keduanya bisa menjadi sahabat, bahkan partner dalam membersamai buah hati. Bukan gadget atau internetnya yang harus disalahkan ketika ada yang tidak baik dengan kondisi anak-anak kita, tapi coba lihat cara kita dalam membersamai mereka.

 

Gadget dan internet itu hanyalah alat. Sama halnya ketika anak kita memegang gunting. Jika yang dipegang itu gunting yang memang dikhususkan untuk anak-anak, kenapa kita melarangnya? Atau, ketika memang ia butuh untuk menggunakan gunting yang agak tajam, kita bisa mengizinkannya dengan pendampingan kita sebagai orang tua.

 

Jadi, menurut saya, terkadang kita ini latah dengan ilmu parenting yang baru dipelajari. Melihat ada orang tua yang melarang keras anaknya untuk menggunakan gawai, dan anak tersebut tumbuh menjadi pribadi yang cerdas dan baik, lalu ikut-ikutan untuk menjauhkan buah hati kita dari gawai tanpa melihat faktor pendukung lain.

 

Kita merasa gawai dan internet itu monster menakutkan yang akan merusak masa depan anak kita. Kita larang anak-anak untuk bersentuhan dengan gadget. Di rumah, anak-anak sama sekali tidak boleh bersinggungan dengan internet.


Aktivitas Kakak mengikuti SFH


 

Memang hal tersebut tidak salah, tapi kembali lagi, ada banyak faktor yang menyebabkan seorang anak itu tumbuh menjadi pribadi yang baik dan cerdas. Tidak bisa kita hanya melihat dari satu sisi saja.

 

Membersamai Generasi Alpha

Memiliki anak yang lahir di era digital, memaksa diri ini untuk terus belajar. Otak mereka jauh lebih canggih daripada kita. Mereka tumbuh menjadi pribadi yang sejak lahir sudah sangat familiar dengan semua hal yang berhubungan dengan teknologi.

 

Rasanya sangat tidak mungkin kita menjauhkan Generasi Alpha ini dengan segala hal yang berhubungan dengan dunia digital. Kita telah ‘menyalahi fitrah’ ketika kita melarang mereka untuk menggunakan gawai dan juga internet.


Dari sejak bayi sudah sangat familiar dengan gawai

Mungkin lebih tepatnya bukan melarang, tapi mendampingi. Sebagai orang tua, kita harus cerdas dan bijak dalam membersamai anak-anak yang lahir di era digital. Ada 5 hal yang harus diperhatikan dalam menemani tumbuh kembang buah hati di era kecanggihan teknologi ini, diantaranya:

  • Dampingi bukan Jauhi

Berikan waktu untuk mendampingi mereka ketika harus menggunakan fasilitas internet. Bukan memberikan begitu saja dan kita memilih untuk ‘anteng’ sendiri. Tapi, yang perlu digarisbawahi, pendampingan pun harus sesuai dengan usianya.

 

  • Pahami bukan Batasi

Berikan mereka pemahaman yang tepat tentang dunia digital. Selain itu, kita juga harus memahami karakter dan kebutuhan mereka sesuai dengan usianya. Jangan asal membatasi tanpa diskusi, karena mereka juga pasti ingin dipahami.

 

  • Beri Teladan bukan Hakimi

Ketika kita ingin anak-anak kita menggunakan gawai dan internet dengan cerdas serta bijak, maka kita sendiri yang harus lebih dulu seperti itu. Jangan sampai kita membuat aturan untuk anak, sedangkan kita bisa seenaknya menggunakan gawai dan berselancar di dunia maya.

 

  • Empati bukan Antipati

Bersikaplah empati kepada Generasi Alpha. Mereka terlahir dan besar di era digital. Pahami kalau saat ini memang zamannya serba digital. Gawai dan internet bukan sebuah kemewahan tapi menjadi sebuah kebutuhan.

 

  • Manfaatkan bukan Menyalahkan

Kehadiran teknologi itu adalah salah satu efek dari perubahan zaman. Adanya internet itu memang sudah seharusnya ada karena memang orang membutuhkan hal itu. Kita hidup di era digital, jadi kita tidak akan bisa hidup tanpa memanfaatkan kecanggihan teknologi. Jangan pernah berpikir, internet itu hanya memberika efek negative. Karena patut kita akui, manfaatnya jauh lebih banyak.

 

 

Kehadiran internet seharusnya bisa menjadi alat agar bisa mendidik buah hati lebih baik lagi. Saat ini tidak ada lagi alasan untuk mengatakan kalau kita hanyalah ibu rumah tangga yang nggak bisa kemana-mana dan belajar banyak.

 

Di era digital, kita bisa melakukan aktivitas tanpa batas. Semua hal bisa kita dapatkan tanpa terbatas ruang dan waktu. Semua tinggal klik dan sentuh. Everything in your hands.

 

IndiHome, Aktivitas Tanpa Batas bersama Internetnya Indonesia

Beruntung menjadi pemakai IndiHome sejak tahun 2017. Saat itu ada beberapa alasan kalau kami memang harus menggunakan IndiHome di rumah, mulai dari kerjaan suami, hobi dibayar saya sebagai penulis dan blogger, serta memfasilitasi anak pertama untuk belajar. Tidak ketinggalan, untuk hiburan keluarga kecil kami.

 

Dari pertama berlangganan IndiHome, kami merasakan banyak manfaat. Saya sebagai seorang ibu muda yang memutuskan untuk berhenti dari segala aktivitas di luar rumah, serta memutuskan untuk fokus membersamai buah hati, menjadikan IndiHome sebagai partner.


Mengajarkan anak banyak hal di ruang digital

Saya bukan tipe orang tua yang melarang anak untuk bersentuhan dengan dunia digital. Tapi, saya izinkan mereka untuk bisa mendapatkan banyak manfaat dari dunia digital, namun tetap dalam pengawasan dan pendampingan.

 

Ya, saya temani saat mereka melihat tayangan yang bersifat mendidik. Begitu pun ketika mereka ingin menikmati hiburan. Saya tidak ingin mereka gagap teknologi atau yang paling menyakitkan hati dan berbahaya ketika mereka berselancar di dunia maya secara sembunyi-sembunyi. Karena kembali lagi, mereka itu Generasi yangdari sejak lahir saja sudah familiar dengan semua hal yang berbau digital. Jadi tidak ada yang ketika mereka memanfaatkan layanan intenet di rumah.

 

Setelah berlangganan IndiHome, kami sangat terbantu. Koneksinya yang stabil menjadi alasan kami memilih menjadi pelanggan setia IndiHome. Manfaat yang sangat terasa ketika pandemi. Di saat suami harus Work From Home (WFH) dan anak pertama kami School From Home (SFH). Mereka mengikuti aktivitas di ruang Zoom Meeting pada jam yang sama. Bahkan, tak jarang saya pun harus mengikuti Webinar untuk kepentingan Blogger Job di waktu yang bersamaan pula.

 

Kebayang kan, gimana kalau layanan internet nggak stabil? Aduh, bisa bikin emosi. Apalagi Si Kakak setelah mengikuti pembelajaran di Zoom Meeting, dilanjutkan dengan Video Call membaca dan mengaji setiap hari.  

 

Untung pakai IndiHome, itulah yang sering terlontar dari mulut saya dan suami. Di era digital, tentu saja kita sangat bergantung dengan internet. Saat ini, apapun membutuhkan koneksi internet. Mulai dari urusan kebutuhan rumah tangga, pendidikan, pekerjaan, hingga hiburan. Sulit sekali mencari celah untuk menghindar dari koneksi internet. Hmmm… Coba bayangkan, sehari saja kita terputus dari koneksi internet? Masih bisa bertahan atau menjadi galau?

 

Komitmen Telkom Indonesia untuk menghadirkan jaringan internet yang bagus dan terus berinovasi, patut diapresiasi. Kehadiran IndiHome tidak hanya memfasilitas untuk kepentingan edukasi tapi juga hiburan.

 

IndiHome paham akan makna keseimbangan. Di saat orang begitu intim dengan dunia digital, IndiHome memberi solusi agar kita bisa tetap melakukan aktivitas tanpa batas. Terima kasih IndiHome. IndiHome benar-benar internetnya Indonesia.