Senin, 25 November 2013

Index of Happiness


Sebuah foto di akun instagram walikota Bandung, Pak Ridwan Kamil membuatku merinding. Tampak beliau sedang makan bersama dengan sebuah keluarga. Tapi, yang membuatku lebih tertegun lagi ketika membaca tulisan di bawah foto tersebut, “Setiap minggu walikota dan wakil masing2 makan malam bersama dgn warga miskin kota. Bersilaturrahmi sambil mencoba memahami dan cari solusi problem mereka sekalian bagian menaikkan index of happiness.”

Merinding plus ingin menangis ketika melihat foto tersebut. Jadi teringat kisah Khalifah Umar bin Khattab yang berkeliling kampung mencari rakyatnya yang kelaparan. Kita seperti dibawa ke masa itu.

Merasa bangga memiliki pemimpin seperti beliau. Pembawaannya yang santai dan tenang. Komunikasi yang terjalin dengan warganya pun begitu erat. Lewat social media beliau selalu menyapa dan mau mendengarkan segala keluhan warganya.

Tidak terlalu banyak janji, tapi banyak bukti. Bandung seperti mendapat atmosfer kedamaian kembali setelah sekian lama terasa gersang. Semoga apa yang beliau lakukan benar-benar bisa menaikkan index happiness kota tercinta ini.

Orang-orang dulu mengatakan, “Tuhan sedang tersenyum ketika menciptakan kota Bandung”. Dan sekarang, kita bisa mengucapkan senyuman itu akan kembali terlihat dan terasa di tanah pasundan ini. Semua orang akan merasakan ketenangan dan ketenteraman ketika berpijak di tatar sunda ini. Semua itu bisa terwujud ketika kita mau berbimbing tangan menciptakannya. Bukankah kebahagiaan itu dicipta bukan diberi? Dan tentunya saja, kita semuanya pasti merindukan kebahagiaan yang hakiki bukan kebahagiaan semu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar