Rabu, 31 Januari 2018

Notebook, Soulmate Menjemput Impian

22.17 3 Comments

“Ibu, apa-apa...” (Maksudnya minta diputar video Johny Johny Yes Papa)
“Ibu, Fa, Qof, kaf... ya...” (Maksudnya minta diputar video huruf hijaiyah)

Itulah ocehan anakku yang baru saja berusia 2 tahun sambil nunjuk ke arah notebook. Aku memang mengizinkannya untuk melihat video-video edukatif di notebook, tentunya dengan porsi yang cukup. Ia pun sebenarnya tidak setiap saat meminta, bahkan ketika aku asyik dengan buku, ia pun akan mengambil buku-buku miliknya dan meminta untuk dibacakan cerita. Tapi, ketika aku merasa ia anteng dengan mainannya, aku memutuskan untuk menyicil tulisan-tulisan untuk buku ketiga dan juga lomba-lomba blog.



Children see, children do. Yap, itulah yang benar-benar aku alami. Anakku akan segera berlari ke arah notebook dan meminta untuk diputarkan video-video kesukaannya. Hmmm... kalau sudah begini, aku akan mengalah untuk memilih nge-draft terlebih dulu di buku. Biasanya aku akan memindahkannya ke notebook ketika ia tertidur, tepatnya malam hari.

Sebenarnya bagiku tidak ada masalah dengan kebiasaan si kecil untuk melihat video edukatif, toh masih dalam pengawasanku sebagai seorang ibu. Aku akan segera memintanya beralih ke permainan lain, ketika waktunya sudah terlalu lama di depan notebook. Tapi, ada satu tantangan bagiku. Ya. Memiliki anak cerdas memang harus memiliki kuota kesabaran yang luar biasa. Anakku baru berusia 2 tahun, tapi dia sudah bisa menghidupkan notebook sendiri.



Tidak hanya itu, ia meniru kebiasaanku dan suami kalau sedang mengetik. Nah, ini yang menjadi tantangan kesabaran bagiku. Ya, namanya juga masih usia 2 tahun, ia memang sudah bisa menghidupkan dan mematikan notebook, tapi ia belum paham dengan keyboard. Tidak jarang ia asal pijit keyboard dan juga klik apapun yang ada di layar. Alhasil, aku harus merelakan beberapa tombol di keyboard tidak berfungsi. Contohnya, tombol ENTER, TAB dan DELETE sama sekali tidak bisa digunakan. Untung saja masih ada On Screen Keyboard yang bisa membantu.

Kondisi seperti ini sebenarnya menjadi pemantik bagiku untuk memiliki notebook baru. Aku tidak ingin mengeluhkan dan juga menyalahkan keadaan. Aku masih bersyukur ditengah kondisi notebook yang ‘tidak fit’, aku masih bisa menulis dan menerrbitkan buku kedua. Meskipun butuh usaha keras untuk menyelesaikan setiap tulisan yang aku kerjakan.

Karena alasan itulah, aku memang memimpikan untuk memiliki notebook baru. Beberapa hari yang lalu suamiku sempat memberika penawaran, mau notebook baru atau uangnya dipakai ongkos pulang kampung ke Bandung. Aku lebih mendahulukan untuk pulang ke Bandung, karena kondisi orangtua yang sedang sakit. Selain itu, kesempatan pulang yang hanya setahun sekali, tidak bisa aku dapatkan di tahun ini kalau tidak pulang kemarin, karena di hari raya nanti, insya Allah anak keduaku lahir. Tapi, aku yakin, impianku untuk memiliki notebook baru akan segera terwujud.


Sebenarnya kalau aku meminta kepada suami, ia pasti akan tetap membelikannya. Tapi, aku ingin mendapatkan notebook baru dari hasil menulis. Ada kesan tersendiri ketika bisa mendapatkan notebook karena tulisanku. Dan, aku telah membuktikan itu. 1 Laptop dan 2 notebook yang aku punya, aku dapatkan dari hasil keringatku sendiri. Laptop aku beli dari hasil mengajar, dan satu notebook dari hadiah karena naskahku menjadi juara satu pada lomba menulis yang diadakan salah satu penerbit mayor, sedangkan notebook yang satunyanya lagi dari tabunganku memenangkan beberapa lomba menulis. Oya, yang menarik, kedua notebook yang aku dapatkan dari hasil menulis itu sama-sama merek ASUS.

Saat ini, impianku untuk memilik notebook baru begitu kuat. Selain karena laptop yang dulu sudah aku berikan, dan kedua notebook yang ada pun sudah tidak bisa digunakan secara maksimal. Karena itulah, aku benar-benar ingin mengganti ‘soulmate’ yang selalu menemaniku menjemput setiap impian.




Tentu saja, pilihan masih kepada notebook ASUS. Kali ini, aku jatuh cinta pada ASUS X555 BP. Kenapa harus ASUS X555 BP? Hmmm... karena perangkat ini menyatukan antara desain yang ikonik, performa andal, dan durasi bateria yang panjang. Selain itu, ASUS X555 BP merupakan perangkat notebook berbasi APU milik AMD. Ya, ASUS X555 BP ini menggunakan prosessor AMD APU A9-9620 Dual Core dan kartu grafis Radeon R5 M420.

Tidak hanya hardware yang mumpuni, sofware pada ASUS X555 BP ini pun sangat menunjang pekerjaan kita sehari-hari. Ada banyak aplikasi yang memberikan kita kenyamanan, seperti Ice Cool Technology, ASUS Audio Wizard, dan aplikasi-aplikasi lainnya yang membuat ASUS patut untuk dimiliki.

Terus, kalau desainnya? Wah, kalau berbicara masalah desain, ASUS nggak kalau jago deh. ASUS X555 BP merupakan notebook dengan desain yang sangat elegan. Finishing pada bagian cover dibuat dengan mengadopsi teknik spun line atau guratan lurus. Dengan teknik ini akan menjadikannya agak kasar, sehingga tidak mudah meninggalkan sidik jari. Tidak hanya itu, dengan teknik spun line ini pun, akan membuat tampilan ASUS X555 BP semakin indah dan anggun.

Eitss... Masih berbicara tentang desain nih. Kita lihat bagian dalam, balutan warna hitam doff menjadikan ASUS X555 BP ini semakin eksentrik. Wah, pokoknya tampilannya bikin kita pede dan semangat untuk mengerjakan pekerjaan deh.

Oya, ASUS X555 BP ini juga memiliki kapasitas penyimpanan 1TB yang dibantu oleh RAM sebesar 4GB DDR3. Tidak hanya itu, port konektornya pun membuatnya semakin sempurnan, seperti HDMI, 2 USB A 3.0, 1 USB 3.1, Audio Jack, VGA port, dan RJ45 LAN.

Cukup sampai situ? Belum dong... Pastinya kita juga mempertanyakan baterainya. Iya kan? Wah, kagak usah khawatir deh, ASUS X555 BP ini menggunakan baterai berjenis polimer. Nah, jelas kan, yang namanya polimer pastinya ketahanan baterainya 2,5 kali lebih kuat dibandingkan dengan baterai jenis Li-ion Silinder.


Wah, pokoknya ini notebook bikin ngiler deh. Sepertinya memang harus segera punya notebook satu ini. Aku ingin tetap bisa berkarya. Bagiku, notebook bukan hanya sekadar kebutuhan atau gaya hidup, tapi ia bagaikan soulmate untuk menjemput impian dan membersamai tumbuh kembang anak-anakku.


Artikel ini diikutsertakan pada Blog Competition ASUS AMD - Laptop For Everyone yang diselenggarakan oleh bocahrenyah.com

Jumat, 19 Januari 2018

Tips Mempersiapkan Pernikahan

20.06 2 Comments

Pernikahan merupakan sebuah momen yang pastinya selalu diimpikan dan akan diingat terus oleh setiap orang. Karena alasan itulah, banyak cara dilakukan agar bisa mewujudkan pesta pernikahan impian. Bahkan tidak tanggung-tanggung, sebagian orang rela mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk sebuah perhelatan sekali seumur hidup ini. Kebanyakan orang pun berani merogoh kantongnya untuk membayar wedding organizer yang berkelas demi kepuasaan diri.  

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan hal tersebut. Karena memang pesta pernikahan hanya akan dialami sekali seumur hidup. Tapi, tentunya akan lebih bijak kalau kita bisa lebih cerdas dalam mengatur semuanya. Apalagi di zaman sekarang, kita bisa banyak mendapat pencerahan dari wedding exhibition yang sering digelar di beberapa kota. Kita tinggal mendatanginya dan mencari tahu harga yang pas dan pantas agar kita mewujudkan pesta pernikahan yang unforgettable tapi dengan biaya yang predictable.

Berdasarkan pengalaman pribadi, ada beberapa tips yang bisa membantu teman-teman dalam mempersiapkan sebuah pesta pernikahan.

1.         Tentukan dulu konsep pesta pernikahan yang diinginkan
Dalam hal ini harus ada komunikasi dengan pasangan, orangtua dan juga mertua. Jangan terlalu melibatkan keluarga besar, cukup keluarga inti saja. Karena biasanya terlalu banyak kepala, pastinya akan banyak pemikran yang pada akhirnya malah membuat banyak keinginan. Satu hal yang mesti diperhatikan juga, terkadang adanya benturan keinginan antara orangtua dan kita. Tapi, kembali lagi, jika dikomunasikan dengan jelas, orangtua akan paham apa yang kita inginkan. Intinya memang harus ada kejelasan, mulai dari konsep seperti apa dan alasan kita menginginkan konsep seperti itu.

2.         Lihat budget yang ada
Kita harus mengukur seberapa besar kesanggupan untuk membiayai sebuah resepsi pernikahan. Kita bisa komunikasikan dengan pasangan, dan kedua keluarga tentang budget yang ada. Carilah titik temu agar pesta pernikahan impian bisa terwujud dengan budget yang ada tanpa harus membebani salah satu pihak. Artinya ada di komunikasi, agar tidak ada masalah di kemudian hari dan akhirnya malah menjadi benalu di perjalanan mengarungi rumah tangga. Catatan saja, jangan pernah memaksakan keinginan jika memang budget yang ada tidak terlalu besar.

3.         Tentukan pilhan apakah mau dipersiapkan sendiri atau minta bantuan wedding organizer
a.      Dipersiapkan sendiri
Jika dipersiapkan sendiri, kita harus mau untuk searching harga, mulai dari harga pakaian pengantin dan seragam keluarga, make up, makanan dan minuman (kalau tanpa jasa catering), fotografi dan videografi, peralatan pesta, entertainment, izin keramaian, dan juga membentuk panitia resepsi. Sebenarnya dengan adanya panitia resepsi sangat membantu sekali ketika kita tidak menggunakan professional wedding organizer.

Sebenarnya untuk zaman sekarang tidak sebegitu sulit ketika kita ingin mempersiapkan pernikahan sendiri, karena kita bisa mencari informasi dari wedding exhibition yang seringkali digelar di beberapa kota di Indonesia. Selain itu, biasanya mereka juga memiliki website yang bisa memberikan rujukan ke beberapa rekanan mereka. Jadi kita bisa searching sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kita.


ð  Yang harus diperhatikan:
·         Ketika kita membentuk panitia untuk resepsi pernikahan, pilihlah orang yang memang mau diajak kerjasama. Biasanya kita akan ada perasaan sungkan atau nggak enak ketika menentukan panitia resepsi pernikahan. Padahal ketika kita salah memilih orang, misalkan saja dia tuh lelet, menggampangkan tugas dan tidak amanah, maka kita juga yang akan merasakan efeknya. Oleh karena itu, akan lebih baik ketika dibentuk panitia, kita atau kedua orangtua kita menanyakan benar-benar kesiapan orang tersebut untuk membantu pesta pernikahan kita. Jangan sampai pas hari H, semuanya menjadi berantakan.

Yang kedua, setelah menentukan panitia. Kita juga bisa langsung membagi tugas kepada masing-masing orang tersebut. Selain itu, jangan lupa persiapkan susunan acara untuk akad dan juga resepsi. Tujuannya agar bisa dikoordinasikan dengan pihak-pihak yang terkait. Misalkan saja, untuk ijab qabul jam berapa, agar kita bisa meminta kesiapan dari pihak KUA untuk datang tepat waktu.

·         Untuk menentukan pakaian pengantin, kita bisa memilih apakah akan menjahit sendiri atau menyewa ke tempat penyewaan baju pengantin. Ketika kita memutuskan untuk menjahit sendiri, maka lihat juga waktu dan sekaligus budget yang ada. Dan, ketika kita memutuskan untuk menyewa, maka pilihlah tempat penyewaan sekaligus baju yang benar-benar nyaman dengan kita dan semuanya. Kembali lagi, kita juga harus melihat konsep awal pernikahan kita. Intinya, menentukan dengan cermat, itu kuncinya.

Biasanya jasa penyewaan baju pengantin juga menyediakan jasa make up pengantin beserta orangtua dan juga pengirirng serta sekaligus juga entertainment. Nah, jadi kita juga bisa sekaligus untuk menggunakan jasa di tempat yang samat. Tapi, jika kita memutuskan untuk menggunakan jasa lain pun, tidak jadi masalah. Hanya saja, biasanya kalau pihak jasa penyewaan baju pengantin akan memberikan diskon khusus ketika kita mengambil jasa yang lainnya juga, bahkan kalau sekaligus menyewa peralatan pesta (tenda, kursi dan juga peralatan makan).

·         Untuk makanan (catering). Hal ini sebenarnya yang tidak boleh disepelekan. Karena tidak sedikit, para tamu akan merasa kecewa dan menjadi bahan perbincangan ketika makanan yang disajikan di sebuah pesta pernikahan tidak sesuai dan bahkan tidak pantas. Bisa jadi tidak pantas menu atau dari segi rasanya.

Karena alasan inilah, kita harus hati-hati menentukan jenis makanan, banyaknya makanan dan juga siapa yang mengolahnya. Jika kita berpikir orang yang ada tidak sebegitu banyak, akan lebih baik, kita menggunakan jasa proessional catering. Keuntungannya makanan yang disajikan akan jauh bisa dipercaya dan juga mengurangi risiko lainnya.

b.      Menggunakan jasa wedding organizer
Ketika kita memutuskan untuk menggunakan wedding organizer, maka kita harus cermat untuk menentukan dan memilihnya. Cermat dalam artian, pilihlah yang memang wedding organizer tersebut sudah berpengalaman dan bisa dipercaya. Selain itu, tentukan wedding organizer yang sesuai dengan kita. Karena tidak sedikit yang keliru memilih wedding organizer, pada akhirnya konsep pernikahan yang diimpikan pun tidak terujud.

4.         Efisienkan waktu yang ada
Bukan masalah waktu yang lama dan pendek untuk mempersiapkan sebuah resepsi pernikahan. Tapi, yang terpenting adalah bisa mengefisienkan waktu yang ada. Sebagai contoh, saya dan pasangan hanya memiliki waktu 2 bulan untuk mempersiapkan akad dan juga resepsi pernikahan. Selain itu, kami juga tinggal di kota yang berjauhan dan memiliki kesibukan masing-masing yang luar biasa padat.


Itulah empat hal yang harus diperhatikan dalam mempersiapkan pernikahan. Karena terkadang karena kita tidak memiliki kerangka pikir, maka tidak jarang kita kan merasa stress sendiri. Padahal ketika kita sudah fokus apa yang harus kita persiapkan dan lakukan, maka setidaknya kita bisa jauh lebih tenang.

Oleh karena itu, ada baiknya sering-seringlah mengunjungi wedding exhibtion supaya kita memiliki gambaran mau seperti apa pesta pernikahan yang ingin diwujudkan. Teman-teman yang memang sudah memiliki rencana atau setidaknya masih single bisa mengunjungi wedding exhibition yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.


Yap... “4th Bekasi Wedding Exhibiton” akan digelar di Grand Galaxy Convention Hall pada tanggal 26-28 Januari 2018. Acara ini akan memfasilitasi para calon pengantin untuk mempersiapkan dan mewujudkan pernikahan impiannya. Segala kebutuhan pernikahan, mulai dari catering, dekorasi, entertainment, gedung pernikahan akan kita temui informasinya di sini. “4th Bekasi Wedding Exhibition” ini melibatkan beberapa vendor terbaik di Bekasi, Jakarta dan sekitarnya. Hmm... Masih ragu? Ayo buruan pesan tiketnya di sini!  Jangan sampai kamu nyesel lho... Catat tanggalnya dan wujudkan pernikahan impianmu!

Blog Competition

Rabu, 03 Januari 2018

Semua Karena Mamah

21.41 0 Comments


Mamah, begitulah aku memanggilnya. Sosok yang memiliki arti penting dalam hidupku. Pribadi yang memiliki hati seluas samudera. Tak pernah banyak bicara, namun perilakunya sangat memberi teladan bagi anak-anaknya. Tak pernah aku mendengar keluh kesah meski kadang cerita hidupnya tak seindah yang diharapkan.

Bagiku, terlahir dari rahimnya adalah sebuah anugerah yang luar biasa. Dibesarkan dalam buaian dan perhatian penuh cinta merupakan kisah terindah dalam hidupku. Menjadi bagian dari cerita hidupnya membuatku belajar banyak tentang apa itu rasa syukur, cinta tulus dan kesederhanaan.

Sebagai anak bungsu, memang sudah bukan sebuah keanehan jika aku sangat dekat dengan Mamah. Apalagi penyakit yang aku idap sejak kecil membuatku mendapat perhatian ekstra dari kedua orangtuaku, terutama mamah. Karena penyakitku ini juga, aku menjadi lebih sering berada di rumah. Bahkan dari satu bulan saja, aku bisa izin tidak masuk sekolah selama seminggu bahkan lebih.

Awalnya aku merasa kehilangan semangat dan tidak berani punya cita-cita. Pikirku, jangankan untuk meraih impian yang tinggi, aku bahkan akan ketinggalan pelajaran jauh dibanding teman-temanku. Tidak hanya itu, dokter pun mengatakan kalau aku tidak bisasembuh total dari sakitku. Dan, pernyataan itu membuatku tumbuh menjad pribadi yang pendiam, takut untuk bermimpi dan tidak berani mencoba.

Tapi, aku bersyukur karena memiliki seorang ibu yang luar biasa. Mamah tidak pernah lelah memberikan semangat agar aku bisa yakin akan kesembuhanku. Mamah juga tidak pernah merasa bosan untuk menemaniku belajar ketika aku harus izin dari sekolah. Mamah mengatakan kalau aku bisa lebih baik dari teman-temanku dan aku juga bisa meraih apa yang aku inginkan.

Apa yang Mamah katakan itu benar-benar terjadi. Aku berangsur-angsur membaik dan lupa dengan rasa sakitku. Aku juga bisa mendapatkan peringkat bagus di sekolah. Tidak hanya itu, aku juga selalu mewakili sekolah untuk mengikuti lomba mengarang dan membaca cepat.

Ketika aku mulai tumbuh dewasa pun, impian demi impian bisa aku raih. Amanah-amanah pekerjaan yang sesuai dengan hobi pun terus berdatangan. Bahkan aku sampai kebingungan mencari waktu lagi untuk memenuhi permintaan. Aku juga bisa mewujudkan impian untuk berbagi inspirasi lewat tulisan. Sebuah perwujudan mimpi yang dulu aku pikir tak mungkin aku capai.

Kalau ditanya siapa yang paling berjasa atas semua ini? Jawabannya, Mamah. Beliaulah yang telah membangunkan tidur panjangku. Beliaulah dokter sebenarnya yang tak pernah lelah merawatku ketika aku harus terbaring lemah. Beliaulah motivator luar biasa yang selalu memberikan suntikan semangat dan virus positif untuk yakin menjemput setiap impian.


Bagiku, mamahlah yang paling berjasa dalam hidupku. Dengan doa, motivasi dan juga ketelatetan Mamah mengurusiku, aku bisa meraih apa yang aku impikan. Apa yang awalnya aku pikir tidak mungkin, akhirnya bisa aku dapatkan. Ya, semua ini karena mamahku yang hebat dan luar biasa.  


Saliha Blog Competition