Jumat, 19 Januari 2018

Tips Mempersiapkan Pernikahan


Pernikahan merupakan sebuah momen yang pastinya selalu diimpikan dan akan diingat terus oleh setiap orang. Karena alasan itulah, banyak cara dilakukan agar bisa mewujudkan pesta pernikahan impian. Bahkan tidak tanggung-tanggung, sebagian orang rela mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk sebuah perhelatan sekali seumur hidup ini. Kebanyakan orang pun berani merogoh kantongnya untuk membayar wedding organizer yang berkelas demi kepuasaan diri.  

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan hal tersebut. Karena memang pesta pernikahan hanya akan dialami sekali seumur hidup. Tapi, tentunya akan lebih bijak kalau kita bisa lebih cerdas dalam mengatur semuanya. Apalagi di zaman sekarang, kita bisa banyak mendapat pencerahan dari wedding exhibition yang sering digelar di beberapa kota. Kita tinggal mendatanginya dan mencari tahu harga yang pas dan pantas agar kita mewujudkan pesta pernikahan yang unforgettable tapi dengan biaya yang predictable.

Berdasarkan pengalaman pribadi, ada beberapa tips yang bisa membantu teman-teman dalam mempersiapkan sebuah pesta pernikahan.

1.         Tentukan dulu konsep pesta pernikahan yang diinginkan
Dalam hal ini harus ada komunikasi dengan pasangan, orangtua dan juga mertua. Jangan terlalu melibatkan keluarga besar, cukup keluarga inti saja. Karena biasanya terlalu banyak kepala, pastinya akan banyak pemikran yang pada akhirnya malah membuat banyak keinginan. Satu hal yang mesti diperhatikan juga, terkadang adanya benturan keinginan antara orangtua dan kita. Tapi, kembali lagi, jika dikomunasikan dengan jelas, orangtua akan paham apa yang kita inginkan. Intinya memang harus ada kejelasan, mulai dari konsep seperti apa dan alasan kita menginginkan konsep seperti itu.

2.         Lihat budget yang ada
Kita harus mengukur seberapa besar kesanggupan untuk membiayai sebuah resepsi pernikahan. Kita bisa komunikasikan dengan pasangan, dan kedua keluarga tentang budget yang ada. Carilah titik temu agar pesta pernikahan impian bisa terwujud dengan budget yang ada tanpa harus membebani salah satu pihak. Artinya ada di komunikasi, agar tidak ada masalah di kemudian hari dan akhirnya malah menjadi benalu di perjalanan mengarungi rumah tangga. Catatan saja, jangan pernah memaksakan keinginan jika memang budget yang ada tidak terlalu besar.

3.         Tentukan pilhan apakah mau dipersiapkan sendiri atau minta bantuan wedding organizer
a.      Dipersiapkan sendiri
Jika dipersiapkan sendiri, kita harus mau untuk searching harga, mulai dari harga pakaian pengantin dan seragam keluarga, make up, makanan dan minuman (kalau tanpa jasa catering), fotografi dan videografi, peralatan pesta, entertainment, izin keramaian, dan juga membentuk panitia resepsi. Sebenarnya dengan adanya panitia resepsi sangat membantu sekali ketika kita tidak menggunakan professional wedding organizer.

Sebenarnya untuk zaman sekarang tidak sebegitu sulit ketika kita ingin mempersiapkan pernikahan sendiri, karena kita bisa mencari informasi dari wedding exhibition yang seringkali digelar di beberapa kota di Indonesia. Selain itu, biasanya mereka juga memiliki website yang bisa memberikan rujukan ke beberapa rekanan mereka. Jadi kita bisa searching sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kita.


ð  Yang harus diperhatikan:
·         Ketika kita membentuk panitia untuk resepsi pernikahan, pilihlah orang yang memang mau diajak kerjasama. Biasanya kita akan ada perasaan sungkan atau nggak enak ketika menentukan panitia resepsi pernikahan. Padahal ketika kita salah memilih orang, misalkan saja dia tuh lelet, menggampangkan tugas dan tidak amanah, maka kita juga yang akan merasakan efeknya. Oleh karena itu, akan lebih baik ketika dibentuk panitia, kita atau kedua orangtua kita menanyakan benar-benar kesiapan orang tersebut untuk membantu pesta pernikahan kita. Jangan sampai pas hari H, semuanya menjadi berantakan.

Yang kedua, setelah menentukan panitia. Kita juga bisa langsung membagi tugas kepada masing-masing orang tersebut. Selain itu, jangan lupa persiapkan susunan acara untuk akad dan juga resepsi. Tujuannya agar bisa dikoordinasikan dengan pihak-pihak yang terkait. Misalkan saja, untuk ijab qabul jam berapa, agar kita bisa meminta kesiapan dari pihak KUA untuk datang tepat waktu.

·         Untuk menentukan pakaian pengantin, kita bisa memilih apakah akan menjahit sendiri atau menyewa ke tempat penyewaan baju pengantin. Ketika kita memutuskan untuk menjahit sendiri, maka lihat juga waktu dan sekaligus budget yang ada. Dan, ketika kita memutuskan untuk menyewa, maka pilihlah tempat penyewaan sekaligus baju yang benar-benar nyaman dengan kita dan semuanya. Kembali lagi, kita juga harus melihat konsep awal pernikahan kita. Intinya, menentukan dengan cermat, itu kuncinya.

Biasanya jasa penyewaan baju pengantin juga menyediakan jasa make up pengantin beserta orangtua dan juga pengirirng serta sekaligus juga entertainment. Nah, jadi kita juga bisa sekaligus untuk menggunakan jasa di tempat yang samat. Tapi, jika kita memutuskan untuk menggunakan jasa lain pun, tidak jadi masalah. Hanya saja, biasanya kalau pihak jasa penyewaan baju pengantin akan memberikan diskon khusus ketika kita mengambil jasa yang lainnya juga, bahkan kalau sekaligus menyewa peralatan pesta (tenda, kursi dan juga peralatan makan).

·         Untuk makanan (catering). Hal ini sebenarnya yang tidak boleh disepelekan. Karena tidak sedikit, para tamu akan merasa kecewa dan menjadi bahan perbincangan ketika makanan yang disajikan di sebuah pesta pernikahan tidak sesuai dan bahkan tidak pantas. Bisa jadi tidak pantas menu atau dari segi rasanya.

Karena alasan inilah, kita harus hati-hati menentukan jenis makanan, banyaknya makanan dan juga siapa yang mengolahnya. Jika kita berpikir orang yang ada tidak sebegitu banyak, akan lebih baik, kita menggunakan jasa proessional catering. Keuntungannya makanan yang disajikan akan jauh bisa dipercaya dan juga mengurangi risiko lainnya.

b.      Menggunakan jasa wedding organizer
Ketika kita memutuskan untuk menggunakan wedding organizer, maka kita harus cermat untuk menentukan dan memilihnya. Cermat dalam artian, pilihlah yang memang wedding organizer tersebut sudah berpengalaman dan bisa dipercaya. Selain itu, tentukan wedding organizer yang sesuai dengan kita. Karena tidak sedikit yang keliru memilih wedding organizer, pada akhirnya konsep pernikahan yang diimpikan pun tidak terujud.

4.         Efisienkan waktu yang ada
Bukan masalah waktu yang lama dan pendek untuk mempersiapkan sebuah resepsi pernikahan. Tapi, yang terpenting adalah bisa mengefisienkan waktu yang ada. Sebagai contoh, saya dan pasangan hanya memiliki waktu 2 bulan untuk mempersiapkan akad dan juga resepsi pernikahan. Selain itu, kami juga tinggal di kota yang berjauhan dan memiliki kesibukan masing-masing yang luar biasa padat.


Itulah empat hal yang harus diperhatikan dalam mempersiapkan pernikahan. Karena terkadang karena kita tidak memiliki kerangka pikir, maka tidak jarang kita kan merasa stress sendiri. Padahal ketika kita sudah fokus apa yang harus kita persiapkan dan lakukan, maka setidaknya kita bisa jauh lebih tenang.

Oleh karena itu, ada baiknya sering-seringlah mengunjungi wedding exhibtion supaya kita memiliki gambaran mau seperti apa pesta pernikahan yang ingin diwujudkan. Teman-teman yang memang sudah memiliki rencana atau setidaknya masih single bisa mengunjungi wedding exhibition yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.


Yap... “4th Bekasi Wedding Exhibiton” akan digelar di Grand Galaxy Convention Hall pada tanggal 26-28 Januari 2018. Acara ini akan memfasilitasi para calon pengantin untuk mempersiapkan dan mewujudkan pernikahan impiannya. Segala kebutuhan pernikahan, mulai dari catering, dekorasi, entertainment, gedung pernikahan akan kita temui informasinya di sini. “4th Bekasi Wedding Exhibition” ini melibatkan beberapa vendor terbaik di Bekasi, Jakarta dan sekitarnya. Hmm... Masih ragu? Ayo buruan pesan tiketnya di sini!  Jangan sampai kamu nyesel lho... Catat tanggalnya dan wujudkan pernikahan impianmu!

Blog Competition

2 komentar:

  1. Catering itu yang budgetnya lumayan paling besar ya, Mbak... Yang lain sih bisa diminimalisir. Kalau makanan itu sebisa mungkin nggak sampai kurang dan juga nggak kelebihan. :D

    BalasHapus