Rabu, 27 Agustus 2014

Memperbaiki Generasi

Bacaan anak? Kualitas buku anak di Indonesia? Minat baca anak?

Semua pertanyaan yang mungkin muncul dalam benak kita ketika membandingkan perkembangan buku anak di Indonesia dengan negara lain. Mulai dari seberapa berkualitasnya buku-buku bacaan anak di negeri ini sampai seberapa jauh minta anak-anak untuk membaca.

Memang kita harus akui, minat baca di negeri ini belumlah sehebat negera-negara maju. Kita akan lebih mudah mencari kerumunan anak di tempat-tempat game online atau di mall daripada di perpustakaan atau toko buku. Sudah bukan rahasia lagi ketika kita bertanya kepada anak-anak kita, apa yang mereka lakukan di waktu luang, kebanyakan akan menjawab menonton TV atau bermain game.

Sebenarnya kita tidak harus menyalahkan mereka, karena bagaimanapun kebiasaan anak itu terbentuk karena kita yang membiasakannya seperti itu. Ketika kita membiasakan mereka untuk mencintai buku, maka mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang mencintai dan menghargai buku.

Untuk itu, segala cara harus dilakukan agar anak-anak mulai belajar untuk mencintai buku. Selain itu, buku-buku yang ada pun harus mampu membuat mereka dengan ikhlas meninggalkan televisi dan game.

Patut kita acungi jempol, karena semakin hari, buku-buku anak di Indonesia semakin beragam dan berkualitas. Para penulis bacaan anak, baik itu orang dewasa ataupun anak-anak, sudah semakin kreatif menyajikan bacaan yang renyah untuk dinikmati oleh anak-anak.

Dan itu merupakan sebuah proses menuju perubahan yang positif. Karena ketika kita bermimpi untuk memperbaiki bangsa ini, akan lebih mudah untuk menyiapkan generasi mudanya dulu. Dan itu semua diawali dari membiasakan anak-anak untuk membaca buku. Generasi membaca akan menjadikan bangsa ini semakin cerdas berpikir dan bertindak. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar