Kamis, 23 April 2015

Aku, Kau dan Buku


Mungkin terdengar lebay atau aneh, tapi itulah yang terjadi. Siapa sangka kami berdua bisa dipertemukan lewat sebuah buku. Aku sendiri tak pernah mengira kalau buku yang aku tulis bisa mengantarkanku bertemu dengan imamku.
Ya, aku dan dia tidak pernah bertemu sebelumnya. Bahkan tidak pernah terbersit dalam benakku untuk menikah dengan orang yang tinggal jauh di sana. Beda suku dan beda pekerjaan. Tapi, kami berdua memiliki hobi yang sama, membaca buku.
Suamiku selalu menilai kalau profesi penulis itu luar biasa. Dan, aku sendiri tidak pernah berpikir sejauh ini, kalau seseorang bisa yakin untuk meminangku hanya melihat karakter tulisanku.
Aku selalu tersenyum ketika mengingat bagaimana proses aku dan suamiku saling mengenal. Ternyata kami bisa saling menyapa lewat kata. Cinta akan kata yang tertuang dalam bahasa yang penuh rasa menyatukan asa kami berdua.
Bagi kami, buku itu bagaikan jembatan, menghubungkan sesuatu yang jauh. Buku juga bagaikan sahabat sejati yang bisa membuat kita berubah tanpa merasa digurui. Buku juga investasi seumur hidup. Buku bisa menjadikan seseorang yang biasa menjadi luar biasa.
Selamat Hari Buku Sedunia.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar